Saturday, 22 September 2018

Jokowi Terima Sekjen Partai Komunis Cina, Bahas Tiga Isu Utama

Rabu, 23 Agustus 2017 — 18:30 WIB
Presiden Jokowi  saat menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam, Nguyen Phu Trong di Istana Merdeka, Jakarta

Presiden Jokowi saat menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam, Nguyen Phu Trong di Istana Merdeka, Jakarta

JAKARTA (Pos Kota) – Presiden Jokowi  menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam, Nguyen Phu Trong di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/8). Kedatangan Nguyen Phu Trong  dan rombongan disambut dengan  upacara resmi kenegaraan di halaman Istana Merdeka.

Dalam pertemuan Jokowi dengan Nguyen tersebut ditandatangani sejumlah kesepakatan peningkatan kerja sama antara Indonesia dan Vietnam.

Dalam  keterangan pers bersama usai pertemuan, Jokowi menyebut bahwa pertemuan tersebut berlangsung dengan sangat produktif. Setidaknya terdapat tiga isu utama yang menjadi fokus pembicaraan Indonesia dan Vietnam yang disebutnya telah menjadi salah satu mitra strategis Indonesia sejak tahun 2013.

“Dalam pertemuan tadi kita memfokuskan pada tiga isu utama, yaitu peningkatan kerja sama di bidang maritim dan perikanan, perdagangan dan investasi, serta isu kawasan,” ucap Presiden.

Dalam bidang maritim, kedua negara sepakat untuk mempercepat proses perundingan dalam penetapan batas wilayah zona ekonomi eksklusif. Sementara di bidang perikanan, keduanya juga sepakat untuk bekerja sama mengatasi pencurian ikan di perairan masing-masing.

Menurut Jokowi,  Indonesia dan Vietnam sendiri dalam tiga tahun terakhir berhasil meningkatkan nilai perdagangannya. Oleh karenanya, kedua negara berpandangan agar tren peningkatan tersebut dapat berlanjut di masa-masa mendatang.

“Kita telah membahas berbagai langkah dan inisiatif baru agar target perdagangan sebesar 10 miliar miliar dolar Amerika Serikat dapat dicapai. Sebagai negara kunci dan produsen utama lada dan karet di dunia, kita juga bersepakat untuk mengambil langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga dan meningkatkan kualitas kedua komoditas tersebut,” tambah Jokowi.

Presiden secara khusus meminta kepada Nguyen untuk dapat memberikan perlindungan dan memfasilitasi keperluan para investor Indonesia di Vietnam. (Johara/win)