Thursday, 23 November 2017

Judi di Kantor Kelurahan, Dua PNS dan Ketua LPM Dicokok

Kamis, 24 Agustus 2017 — 18:53 WIB
*Illustrasi

*Illustrasi

DEPOK (Pos Kota) – Sedang asyik main judi di dalam kantor Kelurahan Sawangan,  Kota Depok, Rabu (23/8) malam,  dua oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS digrebek Polsek Sawangan. Juga, ada satu orang  Ketua LPM Sawangan, dicokok bersama barang bukti kartu remi dan uang.

Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Warga memberitahukan bahwa tiap malam di dalam kantor Kelurahan Sawangan kerap dijadikan tempat sebagai bermain judi. Hal tersebut langsung ditelusuri Kapolsek Sawangan AKP Suwardji dibantu anggota Intel dan Patroli untuk  melakukan observasi kewilayahan langsung mengecek ke lokasi kejadian.

Hasilnya didapatkan tiga orang dalam ruangan gudang di dalam kantor Kelurahan Sawangan didapatkan tengah bermain judi kartu remi. Selain itu uang diduga digunakan buat taruhan sebesar Rp.400 ribu diamankan petugas dilokasi kejadian.

“Ketiga orang itu yaitu DS,44, dan DH,46, merupakan oknum ASN, lalu AD,36, Ketua LPM Sawangan. Ketiganya tengab berada di dalam ruangan tengah bermain judi,” ujar Kapolsek Sawangan AKP Suwardji didampingi Kanit Reskrim Polsek Sawangan AKP Darminto, Kamis (24/8) siang.

Mantan Wakapolsek Limo dan Sawangan ini mengungkapkan setelah sekitar pukul 22.00 WIB mengamankan ketiga pelaku bermain judi ke Polsek Sawangan.

“Untuk pelaku judi ketiga pelaku tengah dalam pemeriksaan petugas. Dan kasusnya masih diselidiki. Barang bukti yang disita satu set remi merah dan uang Rp. 400 ribu. Pelaku terancam pasal 303 KUHP tentang perjudian ancaman diatas 5 tahun pidana,” kata Kapolsek.

Sementara itu tempat terpisah, staf Kelurahan Sawangan, Matobi menambahkan pihaknya tidak mengetahui bahwa kantornya dijadikan tempat bermain judi.

“Yang kita ketahui bahwa oknum LPM yang ditangkap petugas hanya main biasa seperti permain kartu sebagai pengisi kesibukan. Kalau untuk dijadikan main judi taruhan juga baru tahu,” ujarnya kepada Poskota.

Matobi yang juga menjabat Ketua Forum Komunikasi Kecamatan Sehat ini menambahkan dirinya tidak menyangkat bahwa oknum LPM yang ditangkap dikenal sebagai orang baik dan tidak ada yang aneh-aneh selama dinas.

“Orangnya tidak ada masalah. Kedua temannya yang juga ditangkap oknum PNS merupakan tinggalnya juga di Sawangan sini tidak jauh,” ungkapnya.

Matobi berharapa untuk kedepan dapat menjadi instruksi dan evaluasi atas kejadian yang ada bagi pihak kelurahan. “Kantor kelurahan sebagai tempat pelayanan publik bukan untuk main judi. Jangan sampe ada perbuatan yang melanggar hukum lainnya kedepannya,” tutupnya.

Bubarkan Pengunjung Warnet

Selain itu, beberapa jam setelahnya yaitu pukul 00.15 WIB, Kapolsek bersama anggota membubarkan pengunjung Tiger Net di Jalan Muchtar, Sawangan , masih buka sampai larut malam.

“Warnet ini buka 24 jam. Sempat diberi teguran pihak RT dan RW setempat namun tetap membandel dan rawan kejahatan pencurian motor juga..untuk itu mayoritas pengunjung anak pelajar langsung kita bubar paksa lantaran telah melanggar jam malam,” tambahnya.  (Angga/M6/win)