Sunday, 19 November 2017

OTT Pejabat Kemenhub, KPK Sita Sejumlah Uang

Kamis, 24 Agustus 2017 — 7:58 WIB
kpk

JAKARTA (Pos Kota)- Komisi Pemberantasan Korupsi akhirnya membenarkan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan penyidik lembaga anti-rasuah itu.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, Kamis pagi mengatakan, bahwa benar ada OTT yang dilakukan KPK di Jakarta, Rabu kemarin malam.

Menurut Febri, ada sejumlah uang yang diamankan penyidik KPK.” Kami perlu waktu untuk menghitungnya. Ada yg USD, SGD dan mata uang asing lain serta rupiah, “kata Febri saat dikonfirmasi.

Masih menurut Febri, bahwa yang diamankan adalah pejabat atau penyelenggara negara. “Pemeriksaan intensif sedang dilakukan. Sesuai KUHAP ada waktu paling lambat 24 jam sebelum menentukan status,”tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, kembali ada operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (23/8/2017). Bahkan ruang kerja Dirjen Hubungan Laut Kementerian Perhubungan, Antonius Tonny Budiono telah disegel oleh penyidik lembaga anti-rasuah itu.
Ruang kerja di Kantor Kemenhub RI, di Jalan Medan Merdeka Barat nomor 8, Gambir, Jakarta Pusat, itu disegel menggunakan pita berwarna belang merah dan hitam (KPK line).

Sebelumnya, kabar yang beredar menyebutkan, ada pejabat eselon 1 yang turut terjaring dalam OTT tim satuan tugas (Satgas) KPK. Pimpinan KPK, Saut Situmorang yang dikonfirmasi mengenai hal ini pun tak membantah kabar tersebut.

Meski begitu, dia masih enggan memberikan keterangan secara rinci. “Saya cross chek (periksa kembali) dulu ya sudah sejauh apa tindakan yang dilakukan di lapangan,” katanya, melalui pesan singkat, Kamis (24/8/2017) pagi.

Ia pun meminta awak media massa bersabar. Informasi selengkapnya akan disampaikan melalui jumpa pers. “Kita masih punya waktu 24 jam membuktikannya. Sabar ya,” imbuhnya. (julian)