Monday, 26 August 2019

Penyerapan APBD Kota Bekasi Dinilai Rendah

Jumat, 25 Agustus 2017 — 7:08 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

BEKASI (Pos Kota) – Penyerapan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) di Kota Bekasi masih rendah. Meski, diakui pekerjaan di lapangan sebagian besar sudah dilakukan.

Rendahnya penyerakan APBD Kota Bekasi ini disebutkan Sopandi Budiman, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, baru 35 persen. Saat yang sama, di tahun lalu, serapan APBD sudah mencapai 60 persen.

Sopandi menyebut masih banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum melakukan pembayaran pembangunan proyek pada pihak ketiga. Padahal di lapangan, kata dia, proyek sudah selesai dilakukan.”Ya jadinya anggarannya belum terserap maksimal,” katanya.

Ditambahkan, proses penyerahan administrasi pembangunan diakui standar. Setelah proyek pembangunan selesai, pemerintah harus mengecek kualitas fisik pembangunan. Setelah dinyatakan baik, maka baru mengarah ke proses pencairan dana.

Nilai APBD Kota Bekasi tahun ini mencapai Rp 5,3 triliun. Adapun OPD yang paling banyak melakukan pembangunan adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan). (chotim)