Wednesday, 21 November 2018

Tagih Janji, Ribuan Tenaga Non PNS Geruduk Kantor Gubernur Banten

Jumat, 25 Agustus 2017 — 14:51 WIB
Geruduk Kantor Gubernur Banten

SERANG (Pos Kota) – Ribuan tenaga sukarela non PNS di lingkungan Pemprov Banten menggeruduk Kantor Gubenur Banten di Jalan Syeh Nawawi Al Bantani di Kota Serang, Jumat (25/8/2017).

Kedatangan massa yang tergabung dalam Forum Honorer Non PNS Provinsi Banten (FPNPB), untuk menagih janji Gubernur Banten Wahidin Halim yang pernah menyatakan akan menyetarakan gaji mereka Upah Minimum Kerja (UMK) di Pemprov Banten.

Koordinator aksi, Afrian Permana mengatakan ada sekitar 6.000 pegawai non kategori di lingkungan Pemprov Banten. Selama ini mereka hanya digaji dengan besaran kisaran Rp1 juta.

“Kita menagih janji Gubernur untuk penyetaraan upah setara UMK. Kami juga menolak draf SSH (standar satuan harga) 2018,” kata Afrian, kepada wartawan di sela-sela aksi.

Afrian yang sudah bekerja sejak tahun 2006 tersebut, mengaku kecewa dengan besaran upah yang diterima para tenaga sukarela. “Bahwa ada diskriminasi antara besaran upah untuk honorer kategori satu dan dua dengan upah untuk honorer non PNS,” kata Afrian di tengah aksi ribuan massa.

Selisih upah antara honorer kategori satu (K1) dengan pegawai non PNS, kata dia mencapai Rp1 juta lebih. Selain itu, keberatan mereka karena Pemprov Banten telah mengalokasikan gaji untuk honorer K1 dan K2, sementara untuk tenaga non PNS dialokasikan dari belanja barang dan jasa.

“Itupun angkanya jauh sekali masih kisaran Rp900 hingga Rp1 juta. Sedangkan untuk K1 sudah mencapai Rp2 juta lebih,” kata dia.

Berdasarkan data yang ada, gaji honorer di lingkungan Pemprov Banten sesuai ijazah honorer, yakni ijazah SD sederajat, perbulannya sebesar Rp700 ribu. Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat sebesar Rp750 ribu. Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat Rp900 ribu. D3 Rp950 ribu. S1 Rp1 juta, dan S2 Rp 1.250.000.

Hingga berita ini diturunkan, pihak perwakilan massa aksi tengah melakukan audiensi dengan perwakilan Pemprov Banten. Sementara massa aksi melanjutkan aksi ke depan Gedung DPRD Banten.

(haryono/sir)