Sunday, 23 September 2018

Tim Anies-Sandi: Djarot Perlu Bertanya Pada Diri Sendiri

Senin, 28 Agustus 2017 — 18:31 WIB
Djarot Saiful Hidayat.(ikbal)

Djarot Saiful Hidayat.(ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) –  Tim Sinkronisasi Anies-Sandi membantah pernyataan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat terkait hilangnya anggaran untuk pembelian lahan RPTRA. Djarot mengaku kaget dan mencurigai hilangnya anggaran tersebut atas koordinasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda) dengan Tim Sinkronisasi.

“Itu tidak benar. Tudingan yang tidak beralasan,” kata juru bicara Anies-Sandi, Naufal Firman Yursak,  Senin (28/8/2017).

Naufal menegaskan tidak ada pembicaraan antara Tim Sinkronisasi dengan SKPD maupun DPRD terkait penghapusan anggaran lahan untuk RPTRA. Sebaliknya, justru pihaknya ingin agar RPTRA makin dikembangkan.

Naufal menuding balik Djarot. Menurutnya tidak koordinasi mantan Walikota Blitar itu dengan bawahannya.  Naufal juga menilai Djarot lemah dalam mengontrol proses penganggaran.

(Baca: Akui Hapus Anggaran, Bappeda Jamin Pada 2018 RPTRA Tetap Dibangun)

“Pada dasarnya itu tindakan bawahannya. Jadi Djarot perlu bertanya pada dirinya sendiri dan introspeksi, kenapa bisa terjadi,” pungkas Naufal.

Sebelumnya, Djarot mengaku kaget dengan hilangnya anggaran pembelian lahan RPTRA pada 2017. Djarot sempat mengatakan hilangnya anggaran tersebut akibat adanya koordinasi Bappeda dengan Tim Sinkronisasi Anies-Sandi. (ikbal/yp)