Monday, 16 September 2019

Arus Balik Libur Idul Adha Padati Tol Cikampek, Ini Skenarionya

Minggu, 3 September 2017 — 20:02 WIB
Dokumentasi

Dokumentasi

JAKARTA (Pos Kota) – Puncak arus balik liburan Idul Adha hari Minggu (3/9/2017) sebanyak 97.000 kendaraan melewati pintu tol Cikarang Utama, Bekasi, Jawa Barat.

Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugihardjo pada saat memantau langsung arus lalu lintas di pintu Tol Cikarang Utama, Minggu (3/9).

Jojo sapaan Sugihardjo menjelaskan angka 97.000 kendaraan tersebut jelas mengalami kenaikan 25 persen dari hari bisa biasa yang berkisar 77.000 kendaraan per hari. “Naik 20 ribu kendaraan dari 77.000 atau naik sekitar 25 persen diatas normal,” terang Jojo.

Guna megatasi kemacetan di Cikarang Utama, menurut Jojo ada tiga skenario. Pertama mengoptimalkan 31 gardu.

“Hari ini sudah dibuka 28 gardu, jadi masih punya cadangan 3 gardu yang akan dibuka jika padat,” jelas Jojo.

Kedua, apabila sudah dibuka 31 gardu dan ada petugas yang membantu, namun antrian kendaraannya masih cukup panjang, maka kendaraan akan melambung tidak keluar di Cikarang Utama tapi masuknya melewati Cikarang Utama.

Ketiga, jika masih padat juga dan kendaraan itu sudah bertransaksi tetapi terjadi antrian karena ada penyempitan setelah gardu transaksi maka akan diadakan contra flow supaya volumenya sama,” terang Jojo.

Selain pengendalian di Cikarang Utama, juga dilakukan pengendalian di Cikopo. Karena arus masuk ke gerbang Cikampek terdiri dari Cipali di utara dan Cipularang di selatan dengan masing-masing ada dua lajur.

Kedua tol itu bertemu di KM 66 yang mempunyai tiga lajur sehingga ada penyempitan dari 4 lajur menjadi 3 lajur.

Guna mengoptimalkan arus lalu lintas selama arus mudik dan balik idul adha semua proyek konstruksi di jalan tol diberhentikan hingga hari Senin (4/9). (dwi)