Monday, 19 November 2018

Puluhan Warga Keracunan Sate di Sukabumi Ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa

Minggu, 3 September 2017 — 7:16 WIB
Korban yang diduga keracunan sate dirawat di rumah sakit di Sukabumi. (sule)

Korban yang diduga keracunan sate dirawat di rumah sakit di Sukabumi. (sule)

SUKABUMI (Pos Kota) – Peristiwa puluhan warga diduga keracunan sate kambing di Kampung Pasirangin, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ditetapkan kejadian luar biasa (KLB). Pasalnya, jumlah korban lebih dari dua orang dan butuh penanganan.

“Sesuai aturan, peristiwa ini KLB. Semua pasien sudah ditangani tim medis,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Dinkes Kabupaten Sukabumi, Harun Al Rasyid kepada poskotanews.com, Sabtu (2/9/2017) malam.

Terkait biaya pengobatan, Harus menegaskan semuanya ditanggung pemda. Hal itu juga sesuai aturan apabila ada kejadian KLB secara otomatis dibiayai pemerintah.

“Kalau KLB tidak melihat status dari korban, semua biaya gratis. Pemda yang nanggung,” ujarnya.

Terkait hasil pengujian sampel makanan, dinkes masih menunggu dari laboratorium provinsi Jabar. Biasanya, hasilnya keluar dua pekan kemudian.

“Sekarang kami fokus kepada penanganan pasien. Semoga semuanya cepat pulih,” pintanya.

Camat Cicurug, Agung Gunawan menegaskan jauh hari sebelumnya sudah diumumkan kepada warganya agar dalam pengolahan dan penyajian makanan hewan kurban lebih higienis.

“Sebetulnya kami sudah mengawasi dan mengingatkan warga agar higienis mengolah dan menyajikan hewan kurban. Termasuk sebelumnya kesehatan hewan juga sudah dipantau,” ungkap Agung.

(Baca: Korban Bertambah, Kapolres Jenguk Warga yang Diduga Keracunan Sate)

Berdasarkan data Puskesmas Cicurug hingga pukul 21.30, jumlah warga yang keracunan makanan bertambah menjadi 36 orang.

Diberitakan, puluhan warga keracunan makanan setelah beramai-ramai menyantap sate kambing dari hewan kurban pada Jumat (1/9/2017). Selang beberapa jam kemudian, hampir bersamaan mereka merasakan gejala keracunan berupa mual-mual, pusing, panas, bahkan di antaranya muntah-muntah.

Mereka langsung berobat ke puskesmas, empat di antaranya berobat sendiri dan sisanya dirujuk ke Bhakti Medicare Cicurug (sebelumnya diberitakan Bheta Medicare). (sule/yp)