Sunday, 24 September 2017

Tanggapan KPK Soal Praperadilan Setya Novanto

Selasa, 5 September 2017 — 19:16 WIB
Juru Bicara KPK Febry Diansyah.

Juru Bicara KPK Febry Diansyah.

JAKARTA (Pos Kota) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap menghadapi sidang gugatan praperadilan yang diajukan Ketua DPR, Setya Novanto (Setnov). Gugatan diajukan terkait penetapan Setnov sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan KTP Elektronik (e-KTP).

“Biro hukum sampai saat ini belum terima surat panggilan untuk sidang, belum terima berkas praperadilan, tapi tentu KPK akan hadapi praperadilan ini,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (5/9/2017) sore.

Febri menegaskan, lembaga antirasuah tidak asal menetapkan status tersangka kepada Setnov dalam kasus korupsi yang ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp5,9 triliun itu. Apalagi, menurutnya, banyak sudah alat-alat bukti yang dikantongi penyidik terkait keterlibatan ataupun peran Setnov dalam megakorupsi itu.

(Baca: Setya Novanto Resmi Gugat KPK)

“Kami yakin dengan bukti yang dimiliki, terlebih sudah ada 108 saksi sudah diperiksa, mereka terdiri dari Anggota DPR RI dan mantan Anggota DPR RI, kemudian pegawai di Kemendagri, advokat, notaris, BUMN, tender dan swasta lainnya,” ujar Febri.

“Dari pemeriksaan saksi-saksi itu kami yakin konstruksi ini semakin kuat apalagi Andi Agustinus (tersangka lain kasus ini) di sidang banyak (mengungkap) fakta-fakta baru terkait sehubungan dengan aliran dana. Konstruksinya makin kuat jadi kami gak ragu hadapi praperadilan tersebut,” imbuhnya.

Sebelumnya, Humas PN Jaksel, Made Sutrisna mengonfirmasi pengajuan gugatan praperadilan yang diajukan Setnov terhadap KPK. “Benar, Setya Novanto mendaftarkan praperadilan pada 4 September 2017,” katanya, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Selasa (5/9/2017).

Rencananya, menurut Made, sidang praperadilan tersebut akan dipimpin oleh hakim Chepy Iskandar. Namun, belum dipastikan jadwal sidang perdananya, karena PN Jaksel pun masih menunggu kelengkapan berkas.

“Belum ditetapkan hari sidangnya, biasanya penetapan sidang selang seminggu, tapi sekarang berkas juga belum sampai ke tangan hakim,” imbuhnya. (julian/win)