Friday, 20 October 2017

Ditinggal Pria Paruh Baya

Dikira Bom, Tas Ransel Dalam Masjid Ternyata Berisi Pakaian

Rabu, 6 September 2017 — 11:20 WIB
tim gegana di lampung

LAMPUNG (Pos Kota ) – Tas ransel ditinggal dalam Masjid Jami’al Yakin di Bandarlampung dikira bom, hebohkan warga Kelurahan Pelita, Kecamatan Enggal, Lampung yang ingin melaksanakan shalat subuh, Rabu (6/9/2017).

Hal ini juga  membuat para pengendara yang melintas dimuka masjid, banyak berhenti di tengah jalan karena melihat ada sejumlah petugas  Gegana Brimob Polda Lampung yang memeriksa sekitar lokasi Masjid Jami’al Yaqin .

Kondisi ini membuat lalu lintas di jalan Raden Intan menjadi padat merayap bahkan dari jalan Teuku Umar.

Menurut keterangan saksi, Toto Hidayatullah (50) yang sekaligus merupakan marbot Masjid Jami’al Yaqin, kejadian bermula sekitar pukul 04.30 WIB.

Toto menemukan sebuah tas ransel berwarna hitam nencurigakan di dalam masjid. Untuk berjaga jaga Toto mengecek di cctv masjid. Dari tayangan cctv didapatkan bahwa tas diletakkan oleh seorang pria paruh baya, yang mencurigakan setelah meletakkan tas,  pria tersebut terlihat melambai ke arah tertentu dan berlalu pergi.

Untuk anstisipasi Toto memberitahukan kepada Bhabinkantibmas Sumarjono. Tak lama tim Gegana pun hadir mengamankan tas tersebut.

Dari keterangan Kompol Sarpani, Kabag ops Polda Lampung. Sesuai laporan, ditemukan benda tas mencurigakan di dalam masjid dan sesuai Standar Operational Prosedur (SOP) kepolisian, Polda Lampung mengirim tim Gegana untuk pengamanan.

Setelah dilakukan pengecekan cctv dan pengamanan barang bukti diketahui tas berisi pakaian, pisau dapur, gunting, sarung, kacamata dan alas tempat tidur. Tidak ditemukan kartu atau tanda identitas diri pemilik. Saat ini tas telah diamankan di Inafis Polresta Bandar Lampung. (Koesma/tri)