Wednesday, 14 November 2018

Badai Irma Tinggalkan Kerusakan Parah di Karibia

Kamis, 7 September 2017 — 9:48 WIB
Penampakan terjangan badai Irma di San Juan, Puerto Rico. (reuters)

Penampakan terjangan badai Irma di San Juan, Puerto Rico. (reuters)

KARIBIA – Badai Irma telah mendarat di Kepulauan karibia dan meninggalkan kerusakan parah. Badai yang masuk kategori lima ini, menyebabkan sarana komunikasi antara Prancis dan Pulau Saint Barthelemy serta Saint Martin di Karibia putus.

“ Beberapa pulau menderita kerusakan parah. Badai juga telah menyebabkan banjir besar di wilayah daratan rendah dan wilayah yang dekat dengan garis pantai,” tulis keterangan resmi Badan Pengamatan Cuaca Prancis seperti dilansir Strait Times, Kamis (7/9/2017).

Berdasarkan laporan Badan Pengamatan cuaca Prancis, badai Irma pertama kali menghantam Pulau Barbuda di sebelah tenggara Kepulauan Karibia.

Kecepatan angin Badai Irma tercatat mencapai 244 kilometer (km) per jam. Kencangnya angin, saampai merusak lat pengukur angin.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerard Collomb, empat buah bangunan yang disebut paling kokoh di St. Martin roboh akibat terjangan angin.

“Kami diberitahu jika 4 bangunan pemerintah yang dibangun dengan pondasi kuat telah hancur. Jadi kemungkinan bangunan lainnya juga mengalami hal yang sama,” terang Collomb.

Saat ini badai Irma bergerak ke wilayah daratan Amerika Serikat (AS) dan diperkirakan tiba di Florida pada Jumat (8/9/2017). Peringatan situasi darurat pun telah dikeluarkan pemerintah AS untuk wilayah Florida, Puerto Riko, dan Kepulauan Virgin. (embun)