Friday, 14 December 2018

KPK Resmi Tetapkan Hakim dan Panitera jadi Tersangka

Kamis, 7 September 2017 — 22:11 WIB
Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan. (rihadin)

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan. (rihadin)

JAKARTA (Pos Kota) – Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) resmi menetapkan hakim dan panitera Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bengkulu sebagai tersangka dalam kasus suap. Kedua penegak hukum ini sebelumnya terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Bengkulu dan Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/9/2017) hingga Kamis (7/9/2017).

“KPK menetapkan tiga orang tersangka, yaitu DSU (Hakim Anggota), dan HKU (Panitera Pengganti) sebagai pihak penerima¬† suap dan SI (PNS keluarga terdakwa Wilson) sebagai pihak pemberi,” kata Wakil Ketua KPK, Basaria¬† Pandjaitan, di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis(7/9/2017).

Praktik dugaan suap ini berkaitan dengan penanganan perkara yang dilakukan Plt BPKAD Pemkot Bengkulu, Wilson.

Wilson sendiri saat ini telah divonis penjara 1 tahun 3 bulan lantaran terbukti merugikan keuangan negara sebesar Rp590 juta. Proses hukuman telah ia jalani sejak 14 Agustus 2017.
Atas perbuatannya, sebagai pihak penerima, DSU dan HKU disangkakan pasal 12 huruf c dan/atau pasal 11 Undang-undang 20/2001 juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Sedangkan SI disangkakan pasal 6 ayat 1 huruf a atau b dan/atau pasal 13 Undang-undang 31/1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-undang 20/2001 juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (julian)