Saturday, 24 August 2019

Polisi Periksa 4 Saksi dari KPK

Jumat, 8 September 2017 — 19:39 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono .(yendhi)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono .(yendhi)

JAKARTA (Pos Kota) – Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terus menelusuri kasus dugaan pencemaran nama baik atas laporan Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Brigjen Aris Budiman, terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan hingga saat ini beberapa saksi yang mengetahui kiriman surat elektronik atau email dari Novel yang diduga berisi kata-kata merendahkan Aris telah dimintai keterangan. “Yang dimintai keterangan total sudah enam saksi ya,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (8/9/2017).

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur tersebut menjelaskan, dari total enam saksi yang diperiksa tersebut yakni Aris Budiman sebagai pelapor dan mantan penyidik KPK, sedangkan sisanya yakni empat orang dari unsur pegawai KPK. “Itu (empat saksi-Red), dari unsur pegawai KPK ya,” tutur Argo.

Meski begitu, Argo masih enggan menjelaskan identitas saksi-saksi yang telah dimintai keterangannya itu serta materi pemeriksaan yang diajukan terhadap mereka. Namun, dipastikan bahwa mantan penyidik maupun pegawai KPK tersebut diduga mengerti adanya kiriman email Novel terhadap Aris.

Novel dilaporkan oleh Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman atas dugaan pencemaran nama baik melalui email dimana Novel menyebut Aris tidak mempunyai integritas sebagai Dirdik KPK. Novel juga menyebut Aris sebagai Dirdik KPK terburuk sepanjang lembaga antirasuah itu berdiri.

Dalam laporan yang dibuat Aris, polisi menyertakan Pasal 27 KUHP ayat 3 tentang Informasi Transaksi Elektronik dan atau Pasal 310 KUHP tentang Penghinaan dan atau Pasal 311 tentang Pencemaran Nama Baik. Meski laporan Aris telah dinaikkan statusnya ketahap penyidikan namun Novel masih sebagai saksi terlapor. (yendhi/yp)