Wednesday, 26 September 2018

Satpol PP Bentuk Tim Pemantau Pembuang Sampah Sembarangan

Jumat, 8 September 2017 — 19:34 WIB
sampah dikepulauan seribu (doK)

sampah dikepulauan seribu (doK)

KEPULAUAN SERIBU (Pos Kota) – Minimnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya banyak tempat menjadi kotor. Hal ini mendorong Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu meminta petugas Satpol PP untuk membentuk tim khusus. Tim ini akan melakukan pengawasan warga maupun wisatawan membuang sampah seenaknya.

Permintaan ini disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Ismer Harahap. Menurutnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kepulauan Seribu harus segera membentuk tim guna mengawasi warga yang membuang sampah sembarangan.

“Saya minta kepada Satpol PP untuk membentuk tim khusus mengawasi warga maupun wisatawan yang membuang sampah sembarangan. Pengawasan harus lebih ketat karena saat ini Pulau Seribu merupakan salah stau wilayah yang menjadi tujuan wisatawan baik dalam maupun luar negeri,” ujar Ismer, Jumat (8/9/2017).

Tim ini, kata Wakil Bupati, harus berani menegur warga maupun wisatawan yang membuang sampah sembarangan. Hal ini akan mendorong masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Pengawasan ini juga merupakan bagian dari penegakan hukum terhadap pelanggaran peraturan daerah (Perda) tentang pengelolaan sampah. Selain itu ini juga sebagai salah satu Gerakan Cerdas Budaya Bersih Sehat dan Senyum se-Kepulauan Seribu yang dicanangkan oleh Bupati Kepulauan Seribu, Irmansyah.

“Satpol PP Kepulauan Seribu harus membentuk tim khusus bertugas memantau dan mengawasi perilaku buruk warga membuang sampah sembarangan. Saya yakin cara ini efektif sehingga kedepan tidak akan ada lagi warga maupun wisatawan yang berani membuang sampah sembarangan,” terangnya.

Ismer berharap petugas Satpol PP berani menegur warga. Ia memberi contoh bila ada nahkoda ataupun ABK kapal ojek buang sampah di laut harus ditegur. Jika perlu si pembuang sampah ini diberikan hukuman, dengan cara agar mengambil kembali sampah yang ia buang dan kalau perlu berikan denda. (wandi/yp)