Wednesday, 24 July 2019

Masyarakat Harus Waspadai Kandungan Zat Berbahaya di Bahan Makanan

Minggu, 10 September 2017 — 10:30 WIB
Petugas Sudin KPKP Jaksel memeriksa ayam potong yang dijual di Pasar Lenteng Agung, Jagakarsa. (Rachmi)

Petugas Sudin KPKP Jaksel memeriksa ayam potong yang dijual di Pasar Lenteng Agung, Jagakarsa. (Rachmi)

JAKARTA (Pos Kota) – Masyarakat diimbau untuk selalu waspada setiap mengonsumsi bahan pangan. Karena tidak sedikit bahan pangan yang masih saja mengandung zat berbahaya bagi kesehatan.

Saat razia di Pasar Lenteng Agung, Jakarta Selatan, tim BPOM DKI Jakarta menyita 4 bahan pangan yang terbukti dapat mengancam jiwa di antaranya mengandung zat pengawet mayat (formalin).

Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen BPOM DKI Jakarta, Yayan Cahyani mengatakan, empat dari 38 sampel makanan yang diambil, positif mengandung bahan berbahaya.

“Gendar ada empat jenis mengandung boraks, di kue mangkok dan kulit ice cream ada rodhamin, dan zat formalin di mie putih,” ujar Yayan di lokasi, Minggu (10/9/2017).

Ia berharap masyarakat semakin waspada terhadap makanan yang beredar di pasaran. Karena bahan pangan berbahaya jika dikonsumsi terus menerus dapat memicu berbagai penyakit seperti kanker.

Untuk itu pihaknya kerap mengadakan Komunikasi, Informasi dan Edukasi agar masyarakat mengetahui bahan yang di sekitar mereka.

Sementara itu Kasudin Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jaksel, Wachyuni mengatakan pihaknya mengambil sampel produk pertanian, peternakan dan perikanan yang dipusatkan di Pasar Lenteng Agung.

“Dari 286 sampel yang diuji meliputi produk pertanian, peternakan, dan perikanan, seluruhnya negatif dari bahan berbahaya,” katanya. (Rachmi/tri)