Saturday, 23 September 2017

Berharap JakGrosir Lenyapkan Mafia Perdagangan

Senin, 11 September 2017 — 5:41 WIB

HARGA kebutuhan hidup meski pada hari-hari biasa terkadang melambung. Kondisi ini tentu saja dikeluhkan masyarakat karena menambah berat beban hidup.

Masyarakat maklum bila kenaikan harga kebutuhan hidup itu saat menjelang Idul Fitri, Natal, atau Tahun Baru karena mungkin terkait supply and demand (penawaran dan permintaan).

Dalam ilmu ekonomi, supply and demand adalah penggambaran atas hubungan di pasar, antara calon pembeli dan penjual dari suatu barang. Model penawaran dan permintaan digunakan untuk menentukan harga dan kuantitas yang terjual di pasar.

Artinya bila permintaan lebih besar daripada penawaran dipastikan harga menjadi mahal. Biasanya mejelang hari besar keagamaan atau pergantian tahun permintaan akan barang meningkat tajam sehingga masyarakat kadang tidak terlalu mempersoalkan kenaikan harga.

Namun bila harga kebutuhan hidup pada hari biasa terus meroket, tentu masyarakat mempertanyakan. Lantas mereka menilai kerja pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dianggap kurang piawai dalam mengendalikan harga kebutuhan hidup.

Tak mau terus menerus disalahka masyarakat seputar harga kebutuhan hidup yang mahal, Pemprov DKI Jakarta menghadirkan pusat perkulakan di Pasar Induk Kramat Jati. Pusat perkulakan perdana yang populer disebut JakGrosir ini telah diresmikan Gubernur Djarot Syaiful Hidayat. Bahkan, Pemprov DKI Jakarta bakal menghadirkan JakGrosir di lima wilayah kota dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Kehadiran JakGrosir diharapkan bisa memotong rantai distribusi komoditas perdagangan. Dengan alur distribusi yang semakin pendek maka selain harga barang lebih murah, praktik kartel perdagangan juga dapat ditekan. Tujuan lain adanya pusat perkulakan itu untuk melawan mafia perdagangan.

Sejauh ini mafia atau praktik kartel masih mencengkeram perdagangan. Potret itu bisa dilihat adanya penimbunan barang oleh oknum tak bertanggungjawab hingga membuat harga kebutuhan hidup melonjak.

Kini JakGrosir telah hadir. Apakah dengan adanya pusat perkulakan itu mampu mengatasi mafia perdagangan sehingga harga kebutuhan hidup semakin murah? Kita tunggu. Biarlah waktu yang menjawabnya. @*