Wednesday, 21 November 2018

Pelajar SMK Tusuk Polisi dan Pengemudi Ojek Online Diserahkan Keluarga

Senin, 11 September 2017 — 19:45 WIB
ilustrasi

ilustrasi

TANGERANG (Pos Kota) – Satu dari puluhan pelajar Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) di Pamulang yang diduga membacok anggota Sabhara Polsek Cisauk yaitu Aiptu Sugiri dan seorang pengemudi ojek motor online saat ingin tawuran dengan pelajar sekolah lain, Kamis (7/9) akhirnya diserahkan keluarga ke kantor polisi.

“Kami sepakat menyerahkannya,” kata Ayatullah H atau Aay Samudra, di Bambu Apus, Pamulang ketika sejumlah anggota Polsek Cisauk datang ke rumah terduga untuk meminta keterangan tersangka Senin (11/9).

Menurut Ayatullah, sebelumnya ibu tersangka yaitu Ve meminta bantuannya untuk menjadi mediasi karena ada beberapa petugas kepolisian datang untuk membawa anaknya. “Setelah mengetahui perihal permasalahan akhirnya siswa itu dibawa ke rumah dan tak berapa lama dijemput Unit V Resmob Polres Tangsel dipimpin Aiptu Ahmad Mulyono yang kemudian dibawa ke Polsek Cisauk untuk diperiksa,” tuturnya.

11 PELAJAR DIAMANKAN

Tersangka mengakui awalnya puluhan rekan sekolahnya ingin tawuran dengan pelajar SMK di Pamulang sekitar Kamis (7/9) yang berkumpul di depan kampus ITI Serpong dengan mempersiapkan sejumlah senjata tajam . “Saat ingi bergerak menyerang pelajar lain mereka mencoba naik truk terbuka namun disorakin tukang ojek on line. Mereka marah dan turun serta mengejar pengemudi ojek on line tersebut,” ujarnya.

Saat mengejar pengemudi ojek on line tersebut, tambah tersangka ada Aiptu Sugiri bersama sejumlah pengemudi ojek on line dibantu anggota TNI yang menghalangi dan mengejar teman-temannya karena terdesak mereka nekat menyerang anggota polisi yang dilihat hanya satu orang saja. Akibat menyerang polisi itu akhirnya Aiptu Sugiri terluka sabetan senjata tajam oleh tersangka.

Inspektur Satu Ahmad Mulyono didampingi Kasubag Humas Polres Tangsel Aiptu Mulyawan, mengakui ada 11 pelajar yang telah diamankan . Kini kasusnya tengah ditangani Polsek Cisauk. (anton)