Sunday, 19 November 2017

Ternyata RS Mitra Keluarga Kalideres Belum Terakreditasi

Senin, 11 September 2017 — 14:36 WIB
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto bentuk tim untuk kuak kasus Debora.(ikbal)

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto bentuk tim untuk kuak kasus Debora.(ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres ternyata belum terakreditasi oleh Komisi Akreditasi Ruma Sakit (KARS). Hal ini terungkap setelah Dinas Kesehatan DKI Jakarta memanggil manajemen RS Mitra Keluarga Kalideres.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Koesmedi Priharto mengatakan RS Mitra Keluarga Kalideres harus segera mengikuti akreditas rumah sakit. Diketahui, setiap ruma sakit diwajibkan mengikuti akreditasi rumah sakit yang dilakukan setiap tiga tahun sekali.

“Rumah Sakit (Mitra Keluarga Kalideres) harus segera diakreditasi,” ujar Koesmedi saat konferensi pers di kantor Dinkes DKI, Jalan Kesehatan, Jakarta Pusat, Senin (11/9/2017).

Koesmedi mengatakan saat ini RS Mitra Keluarga Kalideres masih dalam proses akreditasi sesuai Undang-Undang Kesehatan no 44 tahun 2009 pasal 40 ayat 1 yang menyatakan bahwa dalam upaya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit wajib dilakukan akreditasi secara berkala minimal 3 tahun sekali.

“Karena rumah sakit sedang menyiapkan akreditasi tapi belum terakreditasi, jadi harus segera diakreditasi,” imbuh Kusmedi.

RS Mitra Keluarga Kalideres dipanggil Dinas Kesehatan DKI Jakarta terkait meninggalnya Tiara Debora, pasien bayi berusia empat bulan. Debora diduga tidak mendapatkan pelayanan kesehatan maksimal dari RS Mitra Keluarga Kalideres. (ikbal/tri)