Monday, 25 September 2017

Guru SMA yang Hilang di Gunung Gede Ditemukan, Begini Kondisinya

Selasa, 12 September 2017 — 19:41 WIB
Proses pencarian guru yang hilang di kawasan Gunung Gede Pangrango, Sukabumi (sule)

Proses pencarian guru yang hilang di kawasan Gunung Gede Pangrango, Sukabumi (sule)

SUKABUMI (Pos Kota) – Yusuf Iskandar, 40, guru SMA yang sempat hilang sejak Sabtu (9/9/2017) di Curug Ciheulang, Resort Cimungka, Kabupaten Sukabumi Balai Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) akhirnya ditemukan tim gabungan, Selasa (12/9/2017).

“Alhamdulillah, korban hilang ditemukan. Begitu tim berhasil membawanya, tim medis PMI sudah memberikan tindakan pertolongan pertama,” kata Humas PMI Kabupaten Sukabumi, Atep Maulana kepadaposkotanews.com.

“Alhamdulillah, Pak Yusuf selamat,” katanya. Menurut Atep, korban hanya mengalami luka berupa lecet di bagian kakinya. Luka lecet itu akibat sempat terjatuh dan terkena duri-duri. Setelah mendapatkan pertolongan pertama, korban dilarikan ke RS Betha Medica. “Untuk lebih lengkapnya silakan ke Basarnas,” cetusnya.

guru selamat

Diberitakan, pada hari ketiga operasi pencarian Yusuf ini tim gabungan terbagi dalam dua Search And Rescue Unit (RSU). Tim kesatu menyisir ke lokasi hilangnya Yusuf yakni di kawasan Curug Ciheulang dan menelusuri jejak yang dicurigai bekas orang terpeleset.

(Baca: Hilang di Gunung Gede, Pencarian Guru SMA Ditunda)

“Total tim gabungan sebanyak 63 orang. Di operasi pencarian hari ketiga ini terdiri dari 30 orang terbagi dua SRU. Sementara, tim support ada tujuh orang dari posko yang memberikan logistik ke lokasi bivak  (tempat berlindung sementara) tim SRU,” terang Koordinator Pos SAR Sukabumi, Aulia Sholihanto.

Tim gabungan yang terlibat dalam proses pencarian warga Kampung Kongsi RT 01/01, Desa/Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi ini di antaranya Pos SAR Sukabumi, Polhut TNGP, Panthera, Polsek dan Koramil Caringin, PMI, MMP (Masyarakat Mitra Polhut), Pramuka Peduli, OCC, ACT, BPBD, Mapalu, Aqua Rescue, SAR Khatulistiwa, RAPI, Cantigi, Montana, Kalibaru Respon Unit Bogor, Wanadri, dan warga sekitar.

guruselamat

Pada saat hilang, Yusuf berangkat ke Curug Cuheulang bersama 11 warga lainnya. Mereka diketahui berangka ke lokasi untuk mengecek lokasi saluran air. Guru Bahasa Inggris di sebuah SMA ini bersama teman-temannya masuk secara ilegal ke Curug Ciheulang pada Sabtu (9/9/2017) sore.

Saat itu, mereka berhenti di Blok Ciodengsaat untuk turun ke curug. Dari 12 orang, tujuh di antaranya memilih tinggal di atas curug sementara lima lainnya termasuk korban turun ke sekitar Curug Ciheulang. Setelah beberapa temannya berkumpul di Blok Ciodengsaat, korban tidak kunjung datang dan kehilangan kontak. (sule/win)