Tuesday, 26 March 2019

Klub Inggris Sulit Bersaing di Liga Champions, Ini Alasan Mourinho

Selasa, 12 September 2017 — 6:12 WIB
Jose Mourinho pelatih MU (reuters)

Jose Mourinho pelatih MU (reuters)

INGGRIS– Sudah lima tahun terakhir ini klub dari Liga Inggris tidak lagi pernah menjuari Liga Champions. Terakhir kali yang jadi juara adalah Chelsea setelah menang atas Bayern Munchen lewat adu penalti Allianz Arena, Munchen tahun 2011-2012 dengan kedudukan 4-3 setelah sebelumnya bermain imbang 1-1.’

Setelah itu, tim Inggris untuk masuk semifinal saja sulit. Padahal sebelumnya masih beberapa kali masuk final, sebut saja ketika tahun 2010-2011, Manchester United kalah saat melawan Barcelona.

Bahkan pada tahun 2008-2009, MU juga kalah melawan Barcelona di final yang digelar di Stadion Olimpic Roma Italia. Malah musim sebelumnya pernah sesama tim Inggris berlaga di final yaitu antara Chelsea dan MU yang dimenangkan Setan Merah lewat adu penalti.

Pertanyaan mengapa sekarang tim dari Inggris sulit jadi juara Liga Champions. Bahkan boleh disebut liga paling bergengsi di dunia itu hanya dikuasi Barcelona dan Real Madrid yang empat tahun bergantian jadi juara.
Menurut Manajer Manchester United Jose Muorinho jadwal ketat yang ada di Liga Inggris termasuk adanya periode boxing day pada saat libur Natal mengganggu perjalanan klub-klub Inggris di Liga Champions.

Pelatih asal Portugal itu mengatakan tidak adanya jeda di musim dingin merupakan faktor kunci yang menyebabkan klub-klub Inggris gagal berprestasi di Liga Champions.

Mourinho juga mengkritik penyelenggara Liga Primer musim lalu saat United harus menghadapi jadwal padat jelang tampil di final Liga Europa, ia menuduh tidak ada perlindungan untuk klub Inggris yang berkompetisi di Eropa.

Jelang laga pertama timnya di ajang Liga Champions 2017/18 kontra Basel, Rabu (13/9) dini hari WIB, mantan manajer Chelsea itu kembali menyampaikan bagaimana liga-liga besar Eropa lainnya memberi perlindungan pada klub, hal tersebut ia yakini membuat klub Inggris kian kesulitan.

“Satu hal yang bisa saya katakan adalah tahun lalu Real Madrid memainkan laga di bulan terakhirnya dalam ajang La Liga dengan menurunkan tim lapis kedua. Mereka bisa melakukan itu dan berlaga di final Liga Champions dengan tim dalam kondisi terbaik,” kata Mourinho, .

“Juventus telah menjadi juara di Italia tiga bulan lebih cepat sehingga bisa menurunkan tim terbaik di perempat-final, semi-final, dan final.”
“Bagi tim Inggris, normalnya, hal seperti itu mustahil terjadi. Tidak ada jeda musim dingin seperti di negara lain, tapi saya harus mengakui, saya menyukai periode natal di sepakbola Inggris.”

“Negara-negara lain melindungi klub mereka. Sebagai contaoh, Benfica bermain di hari Jumat. Mereka selalu melakukannya di Portugal dan Italia. Paris Saint-Germain bermain di hari Jumat. Itu selalu terjadi.”

“Tapi tidak ada keluhan. Kami memiliki suatu skuat, jika Anda melihat ada pemain yang kelelahan maka Anda harus memainkan yang lain.”(B)