Monday, 25 September 2017

Stok Pupuk Bersubsidi Aman Hingga Akhir Bulan Ini

Selasa, 12 September 2017 — 8:21 WIB
Suasana rapat dan evaluasi pupuk bersubsidi. (taryani)

Suasana rapat dan evaluasi pupuk bersubsidi. (taryani)

INDRAMAYU (Pos Kota) – Untuk mencegah terjadinya kekurangan dan kelebihan pupuk bersubsidi, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Indramayu, kemarin mengadakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pupuk Bersubsidi tahun 2017 dan 2018 di Aula Kantor Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Indramayu.

Kepala Bidang Pangan Dinas Pertanian dan perkebunan, Takmid dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pupuk Sersubsidi tahun 2017 dan 2018 menerangkan, Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pupuk Bersubsidi tahun pengadaan 2018 ini ada peningkatan atau pengurangan pemakai pupuk bersubsidi bagi para petani Kabupaten Indramayu.

Evaluasi pupuk bersubsidi tahun 2017 bisa dibilang aman, sampai bulan September 2017 tidak ada masalah. Sedangkan untuk pengadaan pupuk bersubsidi tahun 2018 , kali ini sedang disusun berdasarkan RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok).

Setiap kelompok di tiap-tiap desa bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pertanian menyusun kebutuhan pupuk bersubsidi berdasarkan RDKK. Hal itu nantinya dilaporkan kepada Kadis Pertanian.

Namun bila saat pemakaian pupuk bersubsidi terjadi kekurangan, katanya hal itu bukan berarti pupuk bersubsidi itu disalahgunakan oleh para distributor maupun kios. Melainkan karena para Kelompok Tani, PPL dan UPTD tidak memasukan kebutuhan-kebutuhan pupuk bersubsidi yang digunakan untuk pemupukan palawija dan sayur-sayuran ke dalam RDKK yang telah dilaporkan kepada Kadis Pertanian dan Perkebunan sejak awal.

Begitu pula, katanya bila ada kelebihan pupuk. Sebab setiap tahun tanah pertanian ada saja yang digunakan untuk pembangunan pabrik atau industri maupun perumahan. Hal itu tidak dilaporkan secara priodik sehingga hal itu akan terjadi kelebihan pupuk bersubsidi, katanya.

(taryani/sir)