Monday, 20 November 2017

Memasuki Hari Ketiga

Warga Dilibatkan Cari Guru SMA Hilang di Gunung Gede Pangrango

Selasa, 12 September 2017 — 12:58 WIB
Proses pencarian guru SMA, Yusuf Iskandar, 40, yang hilang di kawasan Gunung Gede Pangrango, Sukabumi memasuki hari ketiga

Proses pencarian guru SMA, Yusuf Iskandar, 40, yang hilang di kawasan Gunung Gede Pangrango, Sukabumi memasuki hari ketiga

SUKABUMI (Pos Kota) – Proses pencarian guru sebuah SMA di Sukabumi, Yusuf Iskandar, 40, yang hilang di Curug Ciheulang, Resort Cimungka, Balai Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) telah memasuki hari ketiga, Selasa (12/9/2017).

Tim gabungan yang terbagi dalam dua Search And Rescue Unit (RSU) itu menyisir ke lokasi hilangnya Yusuf yakni di kawasan Curug Ciheulang dan menelusuri jejak yang dicurigai bekas orang terpeleset.

“Total tim gabungan sebanyak 63 orang. Di operasi pencarian hari ketiga ini terdiri dari 30 orang terbagi dua SRU. Sementara, tim support ada tujuh orang dari posko yang memberikan logistik ke lokasi bivak  (tempat berlindung sementara) tim SRU,” terang Koordinator Pos SAR Sukabumi, Aulia Sholihanto.

Tim gabungan yang terlibat dalam proses pencarian warga Kampung Kongsi RT 01/01, Desa/Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi ini di antaranya Pos SAR Sukabumi, Polhut TNGP, Panthera, Polsek dan Koramil Caringin, PMI, MMP (Masyarakat Mitra Polhut), Pramuka Peduli, OCC, ACT, BPBD, Mapalu, Aqua Rescue, SAR Khatulistiwa, RAPI, Cantigi, Montana, Kalibaru Respon Unit Bogor, Wanadri, dan warga sekitar.

Diberitakan, Yusuf berangkat ke Curug Cuheulang bersama 11 warga lainnya. Mereka diketahui berangka ke lokasi untuk mengecek lokasi saluran air. Guru Bahasa Inggris di sebuah SMA ini bersama teman-temannya masuk secara ilegal ke Curug Ciheulang pada Sabtu (9/9/2017) sore.

Saat itu, mereka berhenti di Blok Ciodengsaat untuk turun ke curug. Dari 12 orang, tujuh di antaranya memilih tinggal di atas curug sementara lima lainnya termasuk korban turun ke sekitar Curug Ciheulang. Setelah beberapa temannya berkumpul di Blok Ciodengsaat, korban tidak kunjung datang dan kehilangan kontak. (sule/win)