Saturday, 23 September 2017

Benny Semula Tidak Percaya Puterinya Nyaris Diculik

Rabu, 13 September 2017 — 17:40 WIB
Puteri yang nyaris diculik.(yendhi/ist)

Puteri yang nyaris diculik.(yendhi/ist)

JAKARTA (Pos Kota) –  Benny (48) wali dari siswi SDN Tanjung Duren Selatan 01 Pagi yang nyaris diculik  menjadi korban percobaan penculikan tidak jauh dari sekolah saat menuju tempat les, Senin, (11/9/2017).

Padahal anak dari kakak kandungnya  yang dirawat sejak kecil ini sempat menceritakan kronologis kejadian saat hendak berangkat tidur. Namun, ia menyangka bahwa itu sebatas halusinasi dari Putri Inka akibat nonton film.

“Sebelum video beredar dia sempat cerita tapi dia ceritanya bisik-bisik, takut. Sambil mau tidur dia cerita, saya berfikir ini bukan kejadian bener dia mungkin cerita film, ‘iya bener loh pih’,” kata Benny kepada poskotanews.com saat ditemui di ruang kepala sekolah SDN Tanjung Duren Selatan 01 Pagi, Rabu, (13/9/2017).

Meski anaknya sempat berusaha terus meyakinkan dirinya namun tidak begitu ditanggapi serius dan menyuruh putrinya untuk lekas tidur. Esok harinya, Benny mengetahui telah beredar video anaknya yang diwawancarai oleh seorang wanita yang menceritakan kronologis kejadian.

“Cerita dirinya ke saya sama dengan yang di video itu,” tuturnya.

(Baca: Kepala SDN 01 Tanjung Duren Selatan Benarkan Muridnya Nyaris Diculik)

Benny membantah jika dirinya atau kedua orangtua anaknya  ada permasalahan dengan orang lain sehingga berdampak pada kejadian tersebut. “Nggak ada (masalah-Red). Itu murni percobaan pencurian,” kata dia.

Meski masih trauma, Benny mengaku akan lebih waspada dan memberikan pengetahuan lebih agar anaknya bisa tahu tentang hal-hal yang bahaya

“Paling lebih waspada pertama, kita juga lakukan tindakan preventif terhadap anak misalnya dengan menjemput kalau dia mau pergi kemana-mana. Kami memang sudah mengajarinya juga untuk tidak mau diajak pergi atau jika dikasih sesuatu dari orang gak dikenal. Jadi pas kemarin dia bisa melakukan perlawanan,” bebernya.

Benny berharap agar hal serupa tidak terulang kembali dan pelaku bisa tertangkap supaya tidak membuat resah orangtua.

“Ini  menjadikan pelajaran kepada orangtua murid lainnya agar lebih waspada karena memang kejahatan ada disekililing kita,” pungkasnya.

Sebelumnya viral dimedia sosial (medsos) seorang siswi SDN Tanjung Duren Selatan 01 Pagi mengaku menjadi korban percobaan penculikan oleh orang tidak dikenal terjadi saat hendak berangkat les usai pulang sekolah. Namun, ia berhasil lolos dengan cara mengigit tangan pelaku.

Dalam video tersebut, korban sempat  menyebut melihat dua anak laki-laki yang masih mengenakan seragam didalam mobil pelaku dengan kondisi mulut ditutup lakban dan tangan kaki diikat tali.

Atas hal itu, pihak sekolah melaporkan kejadian ke Polisi dan langsung ditindak lanjuti oleh Polsek Tanjung Duren. (Yendhi/tri)