Saturday, 23 September 2017

Bupati Batubara Kena OTT, KPK Sita Sejumlah Uang

Rabu, 13 September 2017 — 19:24 WIB
ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Sedikitnya sudah tujuh orang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Tim Satgas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara. Demikian disampaikan Juru bicara KPK, Febri Diansyah.

“Tim KPK sejauh ini mengamankan sekitar tujuh orang disana. Ada dari unsur penyelenggara negara atau kepala daerah, pejabat dinas dan swasta,” katanya, di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (13/9/2017).

Ia menambahkan, saat ini ketujuh orang itu sedang digelandang ke Polda Sumatera Utara untuk diinterogasi. “Untuk kepentingan pemeriksaan awal mereka dibawa ke Polda Sumut,” ujarnya.

“OTT dilakukan terkait dengan pengurusan sejumlah proyek di daerah tersebut. Sejumlah uang juga diamankan,” imbuhnya tanpa merinci jumlah uang maupun identitas pihak-pihak yang terjaring OTT.

(Baca: Bupati Batubara Sumatera Utara Terkena OTT KPK)

Setelah pemeriksaan awal dilakukan, ia menambahkan, ketujuh orang yang terjaring akan dibawa ke kantor KPK di Jakarta, dan dalam waktu maksimal 24 jam akan ditentukan status hukumnya. “Hasilnya akan disampaikan di konferensi pers besok di KPK,” tuntasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah seorang yanh turut dijaring dalam OTT tersebut adalah bupati setempat berinisial OK AZ.

Diketahui, OK AZ menjabat bupati di sana untuk periode 2008-2013. Ia kembali terpilih untuk periode 2013-2018 bersama pasangannya Harry Nugroho.

Pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 61 tahun silam itu juga diketahui merupakan bupati pertama di Indonesia yang terpilih dua kali dari jalur independen. (julian/yp)