Sunday, 24 September 2017

Melemahkan Virus Jahat

Rabu, 13 September 2017 — 7:13 WIB
kuat

“BAGAIMANA sih, Saudara dipanggil oleh KPK kok nggak mau datang. Ingat lho, sebagai pejabat seharusnya jadi contoh untuk masyarakat luas. Datang dong kalau dipanggil. Kenapa takut?“ kata seorang yang menelopon Bang Jalil.

“Siapa takut?” saut Bang Jalil, iseng.

“Hemm, kalau begitu ya ayo dong datang ke KPK, supaya semuanya jelas. Soal terlibat atau nggak, salah atau benar, itu urusan nanti. Saudara harus jentelmen. Hemm, kayaknya Bapak masih menunggu KPK lemah atau bubar ya? Nggak bakalan, karena masyarakat sangat mendukung KPK. Lembaga ini harus tetap ada dan kuat. Jadi kalau ada yang berani membubarkan, ya berhadapan dulu dengan rakyat!”

“Setuju saya!” kata Bang Jalil lagi.

“Korupsi itu kejahatan yang luar biasa dan harus diberantas. Harus kita lawan yang namanya korupsi. Jadi jangan coba-coba mau memperlemah KPK, karena kalau lembaga anti rasuah ini diperlemah, apalagi sampai dibubarkan, bisa dibayangkan deh, itu yang namanya koruptor baru bakalan bermunculan. Jadi jangan terbalik, bukan melemahkan KPK, tapi lemahkan virus jahat para koruptor. Iya apa nggak?”

“Lha iya, dong. Wong sekarang ini KPK kuat dan gigih saja banyak pejabat yang koruptor kok? Buktinya masih banyak yang terangkap tangan sedang menerima suap?” kali ini yang bersuara istri Bang Jalil.

“Siap, Bu!” kata Bang Jalil, sambil menyeruput kopi hitam, setengah manis. Maklum sang istri sekarang kalau bikin kopi hanya kasih sedikit gula, karena seumuran Bang Jalil harus mengurangi gula, sebelum tubuhnya muncul ‘pabrik’ gula?

Jadi virus jahatnya memang harus ‘dilemahkan’! -massoes