Saturday, 23 September 2017

Tak Terima Ditegur, Tukang Ojek Tikam Satpam

Rabu, 13 September 2017 — 19:16 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

TANGERANG (Pos Kota) – Imran (28), petugas sekuriti, mengalami luka serius di pinggul setelah ditikam tukang ojek di kawasan Perumahan Citra Raya, Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Imran menjadi korban penganiayaan lantaran menegur sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayah tersebut. Pelaku yang diketahui berinisial GF (22) dibekuk anggota Polsek Cikupa beberapa jam kemudian.

Peristiwa naas yang dialami Imran terjadi pada Senin (11/9/2017). Kejadian bermula saat sejumlah petugas sekuriti tengah melakukan penertiban PKL di kawasan Perumahan Citra Raya.

“Tukang ojek pangkalan itu juga ada bersama dengan para PKL lainnya,” kata Kapolsek Cikupa Kompol Idrus Madaris, Rabu (13/9/2017).

Kapolsek menjelaskan PKL ditertibkan lantaran mengganggu ketertiban umum. Hal itu kemudian menyulut emosi GF, sebab yang ditertibkan ini merupakan kawan – kawannya.

“Mereka satu kampung mangkal di situ. Pelaku marah dan mengambil pisau,” ungkap Kapolsek.

Cek-cok mulut pun tak terelakkan. Oknum tukang ojek pangkalan itu naik pitam. Amarah memuncak, tersangka pun nekat menikam satpam tersebut.

“Korban ditikam mengenai pinggul dan tangannya. Saat ini korban masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit,” paparnya.

Mendapat laporan peristiwa itu, tim buser kemudian mengamankan GF. Ia sempat menjadi bulan-bulanan massa yang kesal dengan ulah GF.

“Tersangka sudah kami tahan,” imbuh Idrus.

Akibat perbuatannya itu, GF kini mendekam di sel jeruji benci Polsek Cikupa. Pria 28 tahun ini dijerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (imam/yp)