Wednesday, 20 September 2017

Ditangkap Polisi, Pembacok Istri dan Anak Mengaku Khilaf dan Menyesal

Kamis, 14 September 2017 — 20:24 WIB
Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan tanyai tersangka pembacok istri dan anak

Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan tanyai tersangka pembacok istri dan anak

TANGERANG (Pos Kota) – Hati siapa yang tidak akan cemburu, melihat istri bersama dengan laki-laki lain. Hal itu yang dialami Agung (52) yang nekat membacok istri serta anaknya sendiri di Ciledug, Kota Tangerang.

Amarah pria asal Bali bukan tanpa sebab. Agung kerap memergoki Sum (40), istrinya dengan pria lain. Bahkan, istrinya itu sampai pergi meninggalkan rumah dengan selingkuhannya tersebut.

Puncaknya, Agung menjadi gelap mata. Ia nekat membacok istrinya hingga sekarat. Ros (16), putrinya juga turut menjadi korban kemarahannya. Gadis malang itu terkena sabetan senjata tajam saat melerai ayahnya mengamuk.

(Baca: Astaghfirullah! Diduga Cemburu, Suami Bacok Istri dan Anak)

“Saya khilaf, karena sudah sering pergokin dia jalan sama selingkuhannya. Cowok itu sudah punya istri juga,” kata Agung penuh sesal di Mapolres Metro Tangerang, Kamis (14/9/2017).

Usai menganiaya keluarganya sendiri, lelaki yang biasa dipanggil Agung itu melarikan diri. Beruntung, tim buser gabungan Polrestro Tangerang dan Polsek Ciledug meringkusnya setelah moncong revolver petugas diarahkan ke kakinya.

“Pelaku kami tangkap di Jalan Hos Cokroaminoto, Ciledug, Kota Tangerang. Namun saat dilakukan penyergapan pelaku ini melawan petugas. Tindakan tegas terpaksa kami lakukan,” kata Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan.

Selain mengamankan Agung, lanjut Kapolres, pihaknya berhasil menyita sebilah golok sepanjang 15 centimeter. Rumah tangga yang dibangunnya bersama Sum terancam kandas. Sebab, kurungan jeruji benci selama 9 tahun menanti Sudaryana.

“Pelaku dijerat Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan jo UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang penggunaan senjata tajam,” kata Harry.

Harry menambahkan, kondisi terakhir korban pembacokan hingga kini masih kritis di RS Bakti Asih Ciledug. Sum mengalami luka di sekujur tubuhnya akibat serangan sang suami. Semantara Ros, anaknya menderita luka sabetan golok di lengannya.

“Kondisi korban masih dalam perawatan intensif rumah sakit. Mudah-mudahan kondisinya berangsur pulih, ” ucap Harry menandaskan. (imam)