Saturday, 23 September 2017

Kaukus Perempuan Parlemen Sesali DPR Terima Myanmar

Kamis, 14 September 2017 — 9:11 WIB
diskusi-14

JAKARTA (Pos Kota) – Sekjen Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPPRI), Irma Suryani Chaniago, menyesalkan pertemuan parlemen Indonesia agar menolak segala pertemuan dengan parlemen Myanmar sebagai bentuk protes junta militer melakukan genosida etnis Rohingya.

“Kami meminta pimpinan parlemen Indonesia untuk memiliki sense of crisis terhadap tragedi kemanusiaan yang dialami etnis Rohingya di Myanmar. Kami akan surati pimpinan DPR untuk ikut memprotes dengan tidak menerima dahulu bentuk pertemuan dengan parlemen Myanmar,” ujar anggota Komisi IX DPR RI itu kepada wartawan di Media Center Parlemen, Senayan.

Namun begitu, diakuinya, KPPRI bersama Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) dan Maju Perempuan Indonesia (MPI) terus melakukan komunikasi terkait urusan pengungsi perempuan & anak-anak Rohingya.

“Kami melakukan Humanitarian Diplomacy (diplomasi kemanusiaan) untuk memberikan bantuan kepada para perempuan & anak-anak Rohingya, korban genosida oleh pemerintahan Myanmar,” ujar Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas selaku Koordinator Presidium KPPRI didampingi Lena Maryana Mukti selaku Koordinator MPI dan Dwi Septiawati Djafar, ketua umum DPP KPPI, di Senayan.

Sehari sebelumnya, Parlemen Myanmar pimpinan Mya Thaung diterima Komisi XI DPR diketuai Melchias Mekeng terkait penyelesaian pengungsi perempuan & anak-anak.
(rinaldi/sir)