Thursday, 23 November 2017

Polisi Buru Peremas Payudara di Pondok Cina Depok

Kamis, 14 September 2017 — 16:28 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

DEPOK (Pos Kota) – Satreskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Depok, mengerahkan tim Srikandi membantu penyelidikan atas pelecehan seksual dengan modus remas payudara di  satu gang  di  Pondok Cina, Beji Kota Depok.

Kanit PPA Polresta Depok Iptu Jajang Rahmat mengatakan kasus pelecehan yang menimpa seorang wanita cantik berprofesi arsitek payudaranya diremas oleh orang tidak dikenal masih terus diselidiki.

“Kasus serupa sebelumnya pernah terjadi di tahum 2015 silam, sama laporan sekarang jadi korban sudah dua yang melapor,”ujarnya kepada Poskota saat dikonfirmasi, Kamis (14/9) siang.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Pancoranmas ini mengaku untuk kasus laporan pertama tahun 2015 korban tidak mengetahui kendaraan pelaku. “Ciri-ciri pelaku yang baru laporan kemarin oleh korban diketahui dengan jenis motor yang digunakan. Tapi korban sebelumnya tidak mengetahui ciri-ciri pelaku maupun motor yang digunakan,”katanya.

Sementara itu untuk menghindari kasus seperti ini terulang, pihaknya akan menurunkan Tim Srikandi dipimpin Katim Srikandi Ipda Nurul untuk menangkap pelaku supaya warga tidak resah.

Sebelumnya, kasus ini menjadi heboh setelah salah satu korbannya wanita berusia 23 tahun melapor ke Mapolresta Depok, Selasa (12/9) siang. Wanita cantik ini mengaku telah dua kali dikerjai pelaku di kawasan Margonda.

Dalam aksinya, pelaku menggunakan motor matik. Pelaku hanya meremas payudara korban kemudian kabur. (angga)