Thursday, 23 November 2017

Tahun Ini 177 Pegawai di Depok Pensiun

Kamis, 14 September 2017 — 9:38 WIB
Walikota Muhammad Idris dan Wakil Walikota Pradi Supriatna saat silahturahmi dengan ASN Kota Depok . (anton)

Walikota Muhammad Idris dan Wakil Walikota Pradi Supriatna saat silahturahmi dengan ASN Kota Depok . (anton)

DEPOK (Pos Kota) – Pemerintahan Kota Depok bakal kekurangan guru, staf pengajar maupun pendidik yang ada di tingkat SD, SMP maupu SMA maupun yang bertugas di kantor Dinas, kecamatan maupun kelurahan serta UPT berkaitan masa tugas atau kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada untuk tahun 2017 ini sudah pensiun.

“Ada sekitar 177 ASN yang sudah pensiun dalam tahun 2017 ini dan terbanyak di jajaran instansi Dinas Pendidikan (Disdik),” kata Sekretaris Kepegawaian dan pengembangan Sumbre daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Eman Hidayat.

Kebetulan jajaran Disdik Kota Depok meupakan salah satu organisasi perngakat daerah (OPD) yang terbanyak memiliki pegawai, tuturnya yang menambahkan untuk setingkat camat dan kepala dinaas sama sekali belum ada yang pesiun.

Untuk menambah atau menganti kekurangan ASN di Kota Depok khususnya yang pesiun, imbuh dia, pihaknya tengah mengajukan tambahan penerimaan ASN ke pemerintah pusat namun itu semua tergantung dari kuota pemerintah pusat untuk penempatan ASN di satu daerah atau kota.

Menanggapi berkurangnya jumlah ASN di Kota Depok karena masa pension, anggota Komisi A DPRD Depok, Qurtifa Wijaya, meminta dan mendesak Pemkot Depok untuk secepatnya membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang baru. “Walaupun ada memoratorium PNS dari pusat tapi alangkah baiknya Pemkot Depok harus pro aktif mengajukan analisa kebutuhan pegawai atau ASN guna mengisi kekosongan pegawai yang pensiun,” tuturnya.

(anton/sir)