Sunday, 24 September 2017

Tempat Karaoke Lokasi Diciduknya Politisi Golkar Terancam Ditutup

Kamis, 14 September 2017 — 14:51 WIB
ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Tempat  Karaoke yang menjadi lokasi  politisi Partai Golkar diciduk karena kasus narkoba, terancam ditutup Pemda DKI. Tempat hiburan malam di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat itu sebelumnya sudah mendapatkan surat peringatan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta pada Mei 2017.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyatakan akan terlebih dahulu menyelidiki keberadaan barang terlarang itu di tempat karaoke tersebut. Djarot menegaskan akan memberi sanksi terberat dengan mencabut izin operasionalnya.

“Kita akan investigasi barang-barang itu disediakan dari dalam atau bawa dari luar, baru akan kita lihat  seperti itu, kalau memang sudah memenuhi persyaratan kita cabut izinnya. Makanya kita investigasi, saya minta nanti Dinas Pariwisata untuk menginvestigasi,” ujarnya di Balaikota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (14/9/2017).

(Baca: Ditangkap Narkoba, Indra Piliang Belum Tersangka)

 

Sesuai Pasal 99 pada Perda DKI Nomor 6 tahun 2015 tentang Kepariwisataan,  perusahaan hiburan malam yang melakukan pembiaran terjadinya peredaran, penjualan, dan pemakaian narkoba akan dicabut izin usahanya.

Ketentuan tersebut dipertajam dengan Peraturan Gubernur (Pergub) yang menyatakan jika dua kali ditemukan narkoba, tempat hiburan malam tersebut akan ditutup.

Sementara itu, Kepala Dinas dan Kebudayaan DKI Jakarta, Tinia Budiarti mengatakan pihaknya masih mengumpulkan informasi terkait kasus tersebut, termasuk kemungkinan pencabutan izin operasional.

“Saya belum dapat jawaban dari anak buah saya. Kita akan pelajari lagi. Jadi saya harus melihat dulu pelajari dulu berita acara penggerebekan itu sendiri kemudian baru tentu harus ada sidang ya,” kata Tinia.

Tinia menambahkan pihaknya siap menjatuhkan sanksi berat jika dalam praktik penyalahgunaan narkoba itu atas sepengetahuan pemilik tempat hiburan tersebut.

“Kalau terindikasi betul-betul mereka melakukan kegiatan, itu dan diketahui pemilik,  kan penanggungjawab  yang punya, itu tentu akan kita berikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku,” tandas Tinia.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menciduk tiga orang yakni IJP, RF, dan MIJ di satu tempat karaoke di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu, (13/9/2017) malam. Diketahui, IJP merupakan politisi Partai Golkar. (ikbal/win)