Wednesday, 20 September 2017

Tukang Jahit Dipukuli Preman di Depan Istri

Kamis, 14 September 2017 — 22:24 WIB
pukul

TANGERANG (Pos Kota) – Tukang jahit pakaian, Edi,52, babak belur dihajar di hadapan istri oleh oknum preman karena merasa tersingung kerap dipandang jika melintas di depan kios jahit korban. Korban tidak terima dan melaporkan ke Polsek Pondok Aren.

“Tersangka Bayu, 27, warga Pondok Pucung, Pondok Aren kini telah ditahan dan dimintai keterangan . Korban menderita luka memar di wajah dan bahu,” kata Kepala satuan (Kasat) Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) Ajun Komisaris Polisi (AKP) Alexander Yurikho, Kamis (14/9).

Keterangan sejumlah saksi mata, penganiyaan itu dilakukan sepontan oleh pelaku dengan tangan kosong setelah sebelumnya pelaku menghardik serta menanyakan masalah berkaitan setiap melintas di depan kios jahit selalu dipandang atau dilihatin.

“Gue ngak suka loe ada disini dan kenapa loe selalu liatin gue kalau lewat,” ucap pelaku kepada korban yang tengah menjahit pakaian di kiosnya. Tak puas dengan omelan tersebut kemudian pelaku langsung menarik dan mengajar korban dengan tangan kosong disaksikan istri korban yang mencoba memisahkan kejadian tersebut.

Kemungkinan penyebab tindakan main hakim sendiri oleh pelaku karena tersingung berkaiatn setiap melintas di depan kios selalu dipandangi oleh korban. Korban ditahan di Polsek Pondok Aren. Pelaku dijerat pasal 351 KUHP, tentang penganiayaan. (anton)