Saturday, 25 November 2017

Widih, Ada Aplikasi E-Cinta di Cilincing

Kamis, 14 September 2017 — 9:55 WIB
Walikota Jakarta Utara didampingi Kepala Puskemas Cilincing saat peluncuran Aplikasi e-Cinta. (wandi)

Walikota Jakarta Utara didampingi Kepala Puskemas Cilincing saat peluncuran Aplikasi e-Cinta. (wandi)

JAKARTA (Pos Kota) – Di CIlincing sekarang ada aplikasi e-Cinta. Peluncurannya pun dihadiri oleh Walikota Jakarta Utara Husein Murad. Bahkan, dia mengatakan, aplikasi e-Cinta ini bagus untuk dikembangkan.

“Aplikasi ini sangat bagus dan harus terus dikembangkan, sebab dengan adanya layanan ini masyarakat akan benar-benar merasakan manfaatkan,” kata Walikota Husein Murad, Rabu (13/9).

Ternyata, aplikasi e-Cinta tersebut terkait urusan kesehatan. Aplikasi ini diluncurkan Puskesmas Cilincing untuk mempermudah petugas kesehatan melakukan monitor tumbuh kembang anak.

Diharapkan dengan cara ini kasus gizi buruk yang berada di wilayah tersebut tidak ada, sebab aplikasi ini memonitoring anak usia emas, mulai 0-5 tahun mendapat penangan sebaik mungkin.

Wali Kota  Husein Murad menambahkan  peluncuran  Aplikasi E-Cinta ini dilakukan dengan tujuan untuk memudahkan para orang tua yang memiliki balita yang usianya mulai 0 hingga 5 tahun. Menurutnya, dengan adanya layanan nanti seluruh anak bisa termonitor kesehatannya setiap saat.

“Ke depan saya berharap seluruh puskesmas kecamatan yang ada di Jakarta Utara juga memiliki inovasi tersendiri dalam meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat,” kata Husein.

Dikatakan oleh Walikota, terobosan membuat aplikasi e-Cinta yang berbasis website ini sangat bermanfaat bagi warga. Untuk dirinya meminta kepada pihak Puskesmas untuk terus melakukan sosialisasi dengan tujuan masyarakat akan benar-benar mengetahui adanya program ini.

Pada kesempatan itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Cilincing, Leny Ariyani menambahkan, aplikasi e-Cinta ini merupakan hasil inovasi tim gugus kendali mutu di puskesmas ini. Ide ini tercetus tak lain untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warga masyarakat di wilayah Cilincing.

“Penerapan aplikasi e-Cinta ini sangat menguntungkan semua pihak, baik petugas, pasien maupun orangtua pasien. Semua data dimasukan dalam aplikasi, sehingga mudah untuk monitoring. Bahkan nanti aplikasi ini dapat diunduh seluruh warga masyarakat denga menggunakan telepon selular android, leptop dan kompuer,” ungkap Leny Aryani.

Dalam aplikasi itu akan dijelaskan mulai dari tinggi, berat badan, lingkar kepala, hingga aktivitas anak.  Bahkan melalui aplikasi e-Cinta ini diharapkan dapat menjaring sebanyak mungkin anak usia 0-5 tahun yang ada di wilayah Cilincing.

Selain  itu juga dapat melakukan deteksi tumbuh kembang anak. Sehingga kedepan diharapkan tidak akan ada kasus gizi buruk tidak ditemukan di wilayah Cilincing khususnya dan Jakarta Utara pada umumnya. (wandi/win)