Sunday, 17 December 2017

Kejaksaan Agung Usut Dugaan Korupsi Rp 1,4 Triliun di Bank Mandiri

Jumat, 15 September 2017 — 21:44 WIB
Gedung Bundar Kejaksaan Agung

Gedung Bundar Kejaksaan Agung

JAKARTA (Pos Kota) – Kejaksaan Agung tengah usut dugaan korupsi di Bank Mandiri Cabang Bandung terkait pengucuran kredit kepada PT TAB sebesar Rp1, 4 triliun.

Kejaksaan Agung sudah menerbitkan surat perintah penyidikan (Sprindik) atas temuan itu dengan nomor Print 64/f.2/fd.1/09/2017 , pada Senin (11/9) lalu.

“Kita sudah terbitkan Sprindik-nya, tapi masik Sprindik Umum tanpa penetapan tersangka, ” kata Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Arminsyah di dampingi Direktur Penyidikan Warih Sadono kepada wartawan, di Gedunf Bundar, Kejagung, Jumat (15/9).

Arminsyah menjanjikan secepatnya diterbitkan Sprindik Khusus, tentang penerapan tersangkanya, jika nanti pemeriksaan sudah tuntas dan diketahui pigak yang bertangging jawab. “Tunggu saja, ” pintanya.

TOTAl LOST

Dugaan kerugian negara adalah sebesar kredit yamg dikucurkan oleh bank pelat merah tersebut. “Toral lost (kerugian sebesar kredit yang dikucurkan, ” terang Armin.

Kasus ini berawal dari pengucuran kredit Bank Mandiri ke PG TAB, 2015 sebesar Rp1, 4 triliun. Diduga, uang keredit itu tidak digunakan, sebagaimana permohonan kredit untuk investasi dan modal kerja . “Diduga uang kredit itu dipinjamkan ke pihak ketiga, ” ungkap Armin (ahi)