Friday, 24 November 2017

Kejaksaan Janji Tuntaskan Semua Perkara Korupsi

Jumat, 15 September 2017 — 0:08 WIB
Kejaksaan Agung

Kejaksaan Agung

JAKARTA (Pos Kota) – Kejaksaan Agung menjanjikan akhir tahun ini, semua perkara korupsi yang mangkrak (mandek) bakal diselesaikan sehingga di semua tingkatan kejaksaan se-Indonesia nol perkara.

“Sekarang ini tinggal lima perkara. Empat perkara di Kejaksaan di Sumbar dan satu di Kejaksaan di Kalsel, ” kata Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Warih Sadono, di Gedung Bundar, Kejagung, Kamis (14/9).

Sedangkan, di Gedung Bundar, Kejagung tinggal 20 perkara yang direncanakan, akhir tahun ini sebelum digelar rapat kerja nasional (Rakernas) Kejaksaan, akhir tahun 2017.

“Ke-20 perkara dan lima perkara ini akan dituntaskan, sehingga tidak akan ada lagi tunggakan perkara yang mandek ini yang terjadi sejak 2016 ke belakang,” jelas Warih didampingi Jampidsus Arminsyah saat dicegat wartawan, di Gedung Bundar.

SEIMBANG

Warih menerangkan penyelesaian perkara-perkara mandek dilakukan, dengan cara menerbitkan SP 3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) terhadap perkara yang tidak cukup bukti.

Lalu, melimpahkan perkara yang cukup bukti ke pengadilan dan mendalami perkara kurang bukti, tetapi kuat unsur pidananya.

“Kalau dilihat proporsinya antara perkara yang lanjut dan dihentikan sekitar 60 banding 40 persen. ” paparnya.

Diungkapkan berdasar data 32 Desember 2015, se-Indonesia ada 3. 367 perkara yang mangkrak, terdiri tingkatan penyelidikan sebanyak 1. 324 perkara, tingkatan penyidikan 2. 043 perkara. Sementara, di Gedung Bundar sekitar 300-an perkara. (ahi)