Thursday, 23 November 2017

Skytrain Bandara Soekarno-Hatta Berbiaya Hampir Rp1 Triliun

Minggu, 17 September 2017 — 13:14 WIB
Skytrain, ilustrasi. (ist)

Skytrain, ilustrasi. (ist)

JAKARTA  (Pos Kota) – Indonesia kini memiliki kereta canggih Skytrain yang resmi beroberasi untuk melayani penumpang antar terminal di Bandara Soekarno-Hatta. Untuk membangun kereta canggih ini, ternyata memakan biaya hampir Rp 1 triliun.

Peresmian operasi Skytrain dilakukan oleh dua Menteri, yakni Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, didampingi Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin, Minggu (17/9/2017).

“Skytrain di Bandara Internasional Soekarno-Hatta merupakan suatu kebanggaan bagi dunia transportasi Indonesia,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Lebih dari itu, moda transportasi ini sangat efektif sebagai salah satu moda transportasi yang ada di bandara, selain tentunya juga nanti kereta bandara akan beroperasi dari bandara menuju Jakarta dan sebaliknya.

Sedangkan Menteri BUMN Rini M. Soemarno menuturkan dioperasikannya Skytrain ini merupakan wujud dari komitmen pemerintah dalam membangun negeri melalui sinergi BUMN. Kolaborasi antara AP II, Wika, dan LEN Industri.

(Baca: Kereta Canggih Skytrain di Bandara Soekarno-Hatta Resmi Beroperasi)

Pengoperasian Skytrain ini juga merupakan salah satu upaya AP II untuk meningkatkan daya saing Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditingkat global sehingga dapat mengharumkan nama Indonesia.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan,  Skytrain sebagai moda transportasi publik modern yang belum pernah ada sepanjang sejarah di Indonesia

“Sekarang dioperasikan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, menandakan dunia transportasi nasional terus berkembang demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Dikatakannya Skytrain merupakan moda transportasi kereta tanpa awak pertama di Indonesia yang menggunakan sistem automated guideway transit. Pengoperasian Skytrain juga merupakan salah satu persiapan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam menyambut pelaksanaan Asian Games 2018.

“Kami berharap keberadaannya dapat menjadi semacam inisiator perkembangan moda transpotasi di Indonesia demi kemudahan perpindahan masyarakat dari satu tempat ke tempat lainnya,” katanya.

Sementara untuk waktu pengoperasian pada tahap awal ini akan dibagi dalam 3 sesi, yakni pukul 07:00-09:00 WIB, pukul 12:00-14:00 WIB, dan pukul 17:00-19:00 WIB. Para penumpang bisa menikmati fasilitas Skytrain ini tanpa dipungut biaya.

Proyek pembangunan Skytrain ini menelan investasi mencapai Rp 950 miliar, di mana sebesar Rp 530 miliar digunakan untuk pengadaan trainset dan Rp 420 miliar untuk pembangunan lintasan. Total, untuk membangun Skytrain di Bandara-Soekarno Hatta menelan biaya hampir Rp 1 triliun. (Dwi/win)