Saturday, 22 September 2018

Aung San Suu Kyi Akhirnya Buka Suara Tentang Rohingya

Selasa, 19 September 2017 — 13:34 WIB
Aung San Suu Kyi. (reuters)

Aung San Suu Kyi. (reuters)

MYANMAR – Setelah mendapat kecaman dari berbagai pihak, pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi akhirnya angkat bicara soal krisis Rohingya.

Meski menyatakan keprihatinannya atas apa yang terjadi di negara yang dipimpinnya, namun banyak pihak menilai ucapan Suu Kyi tidak menjawab desakan internasional terkait usaha genosida yang sedang dilakukan Myanmar.

“Saya menyadari perhatian dunia tengah fokus pada situasi di negara bagian Rakhine. Sebagai anggota yang bertanggung jawab dari komunitas negara-negara, Myanmar tidak takut pada perhatian internasional,” kata Suu Kyi, seperti dikutip Reuters, pada Selasa (19/9/2017).

“Kami juga prihatin. Kami akan mencari tahu permasalahan sebenarnya. Ada tuduhan dan kontra-tuduhan. Kami akan mendengar semuanya. Kami akan memastikan tuduhan itu berdasarkan bukti yang konkret sebelum bertindak,” ujar peraih Nobel Perdamaian ini lagi.

Suu Kyi juga juga mengatakan jika “lebih dari setengah desa Rohingya” tidak terdampak atas krisis yang terjadi. Ia juga mempertanyakan mengapa terjadi eksodus atau pelarian besar-besaran Rohingya ke Bangladesh.

“Kami prihatin mendengar beberapa Muslim yang kabur ke perbatasan Bangladesh. Kami ingin mencari tahu mengapa eksodus ini terjadi,” ujar Suu Kyi.

Namun, Suu Kyi berjanji akan meyelidiki pelanggaran HAM yang terjadi. “Pelanggaran HAM dan seluruh tindakan yang merusak stabilitas dan harmoni akan ditangani sesuai hukum dan keadilan. Kami merasakan penderitaan semua orang yang terlibat konflik,” ujar Suu Kyi. (embun)