Tuesday, 17 September 2019

Marak Kejahatan Pelajar, Polisi Razia ke Lingkungan Sekolah di Tangsel

Selasa, 19 September 2017 — 9:39 WIB
Sejumlah anggota Polsek Pondok Aren saat memeriksa tas milik pelajar di dalam ruang kelas saat razia. (anton)

Sejumlah anggota Polsek Pondok Aren saat memeriksa tas milik pelajar di dalam ruang kelas saat razia. (anton)

TANGSEL (Pos Kota) – Maraknya aksi tindak kekerasan dan kejahatan dalam dua minggu belakangan di wialyah Kota Tangerang Selatan oleh  kalangan pelajar maupun siswa membuat jajaran Polres Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan razia serta patroli rutin ke sejumlah lingkungan sekolah.

“Sangat memprihatinkan memang adanya tindak kejahatan yang dilakukan kalangan pelajar belakangan ini sehingga jajarannya melakukan antisipasi razia ke sejumlah sekolah SMA,” kata Kapolsek Pondok Aren Kompol Yudho Huntoro saat melakukan razia siswa SMK N 2 Tangsel terhadap barang bawan pelajar tersebut, Selasa (19/9/2017).

Sekitar 83 anggota dikerahkan dalam kegiatan razia yang bersifat prepentif kepada pelajar atau siswa dan mereka juga diberikan penyuluhan agar tidak terpeleset menjadi pelajar atau siswa yang berhadapan dengan hukum.

Tindakan kriminalitas maupun tawuran antar pelajar serta lainnya tentunya akan berdampak negatif bagi siswa yang bermasalah dengan hukum.

Kasus tindak kekerasan dan kriminalitas kalangan pelajar di Kota tangsel memang sangat mengkhawatirkan sebelumnya belasan siswa yang ingin tawuran dengan lainnya melakukan pembaocokan terhadap Aiptu Sugiri di Kec. Cisauk dan Sabtu (16/9/2017) dua pelajar melakukan aksi jambret di kawasan Bintaro karena tidak punya uang untuk membeli rokok.

Menurut dia, kegiatan razia pelajar itu tidak hanya memeriksa barang bawaan dalam tas saja tapi handphone milik siswa juga diperiksa handphone siswa yang memiliki video porno dan lainnya termasuk senjata tajam.

Bahkan tidak hanya di dalam kelas saja namun semua kendaraan sepeda motor milik siswa yang diparkir di halaman sekolah  juga digeledah atau diperiksa untuk mengetahui bawaan yang ada di bagasi sepeda motor.

“Alhamdulillah… Dalam kegiatan razia pelajar di SMK N2 tidak ditemukan barang yang mencurigakan serta senjata tajam,’ ujar Kompol Yudho Huntoro yang mengaku pihaknya akan rutin melakukan razia terhadap kalangan pelajar termasuk siswa SMP dan di sejumlah ruas jalan wilayah Pondok Aren. (anton/tri)