Thursday, 20 September 2018

Senjata Makan Tuan!

Selasa, 19 September 2017 — 5:24 WIB
senj

POKOKNYA saya dukung, yang namanya koruptor harus diganyang! Habisi saja, nggak peduli siapa itu orangnya. Orang kecil, orang besar, nggak peduli!

Itu semangat awal ketika penyelangara negara ini membuat yang namanya lembaga KPK, Komisi Pemberantasan Korupsi. Apakah korupsi di negeri ini sangat memprihatinkan? Ya, itu jawabnya. Bayangkan saja korupsi di negeri kaya raya, negeri gemah ripah loh jinawi ini masuk nominasi nomor kecil, alias juara di dunia. Hemm, malu nggak tuh?

Makanya, penyelenggara dengan semangat empat lima, membuatlah yang namnya KPK, dan sangat luar biasa sepak terjangnya. Dan itu sangat didukukung masyarakakat luas. Dalam sepak terjangnya lembaga anti rasuah ini telah menyelamatkan uang negara Rp170 triliun pada tahun 2014 lalu, dan sekian ratus para koruptor di antara para pejabat dari semua sektor.

KPK ternyata nggak pandang bulu, pejabat apa saja, pemimpin daerah, bupati wali kota gubernur, anggota DPR/DPRD, petugas hukum, polisi, tentara, hakim biasa, hakim luar biasa, dilibas semua!

Lalu banyaklah yang gerah, mengkritik bahwa KPK sudah kebablasan, keterlaluan, menjadi lembaga superbody. Main sikat saja, nggak pandang bulu.

Hemm, lalu banyaklah yang mulai menggoyang, ada yang mau ngempesin, ada yang mau membubarkan, ya macama-macamlah. Apalagi yang kena kan ada yang dari lembaga pendiri KPK?
“Hemm, ini kan namanya ‘senjata makan tuan?’ Gawat, dong? –massoes