Tuesday, 17 September 2019

Nasabah Bank Ditembak Perampok, Rp 25 Juta Melayang

Jumat, 22 September 2017 — 20:26 WIB
tembak

JAKARTA (Pos Kota) – Nasabah bank kembali menjadi korban perampokan. Kali ini, pria yang baru menarik uang sebesar Rp25 juta dirampok di Jalan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (22/9). Korban pun mengalami luka tembak di pinggang.

Inilah yang dialami Gayuh Datu, 22, karyawan konveksi ini yang menjadi korban perampokan bersenjata api. Uang sebesar Rp25 juta yang baru diambilnya dari bank Mandiri, Cibubur, dijarah perampok. Sementara rekannya Kurniawan, 31, mengalami luka-luka akibat terjatuh dari sepeda motornya.

Chandra, 22, saksi menuturkan, peristiwa perampokan itu terjadi sekitar pukul 10.00. Saat itu korban yang mengendarai sepeda motor dipepet oleh para pelaku yang bejumlah lebih dari dua orang. “Pikir saya mereka berantem akibat senggolan sepeda motor,” katanya, Jumat (22/9).

Dua motor yang memepet korban, kata Chandra, membuat sepeda motor Honda Sonic B 3775 KYH terjatuh. Usai terjatuh, Gayuh yang kala itu memegang uang yang diketahui untuk membayar gaji karyawan, mencoba kabur. “Sempat terjadi tarik-tarikan tas dengan orang yang sebelumnya dibuat terjatuh dari motor,” ujarnya.

Pada saat itu, korban yang berupaya kabur, tak bisa berbuat banyak. Pasalnya, salah satu pelaku yang memegang senjata api terlihat terus berupaya merampas tas korban.

“Karena masih tetap pegang tas, akhirnya korban ditembak dan membuatnya terkapar. Pelaku yang diketahui berjumlah tiga orang itu pun melarikan diri dengan membawa tas hasil rampasannya,” ungkap Chandra.

Terkait hal tersebut Kapolres Jakarta Timur, Kombes Andry Wibowo mengatakan, diduga korban sudah dibuntuti pelaku usai mengambil uang di bank. “Dugaan kami korban sudah diintai, dan pelaku memilih jalur yang cukup sepi untuk melakukan eksekusi,” ujarnya.

Dikatakan Kapolres, saat ini pihaknya sudah menggali keterangan dari beberapa saksi dan korban atas kasus tersebut. Pemeriksaan di TKP pun sudah dilakukan petugas untuk kelengkapan penyelidikan.

“Kasusnya masih kami dalami. Berbagai keterangan dari para saksi dan korban sangat dibutuhkan untuk mengungkap kasus tersebut,” ujarnya.

Ditambahkan Kapolsek Ciracas, Kompol Tuti Aini, pihaknya sudah menerjunkan tim untuk mengungkap kasus perampokan tersebut. Olah TKP dan menggali keterangan mendalam sudah dilakukan pihaknya. “Tim masih terus bekerja di lapangan. Mudah-mudahan kasus ini bisa segera terungkap,” imbuhnya.

Tuti juga menyebut, sebenarnya pihak kepolisian sudah melakukan sosialisasi terkait pengamanan pengambilan uang di bank. Namun, sampai saat ini, masih banyak warga yang belum memanfaatkan hal tersebut. “Kami akan berikan pengawalan secara gratis. Hal itu untuk mencegah terjadinya aksi tersebut,” tukas Kapolsek. (Ifand/win)