Thursday, 19 September 2019

Curah Hujan Tinggi Hambat Pembangunan Venue Asian Games 2018

Rabu, 27 September 2017 — 21:57 WIB
Jakpro saat rapat dengan Komisi B di Gedung DPRD DKI. (ikbal)

Jakpro saat rapat dengan Komisi B di Gedung DPRD DKI. (ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mengejar pembangunan beberapa venue dan infrastruktur pendukung untuk gelaran Asian Games 2018 mendatang. Namun, curah hujan yang meningkat akhir-akhir ini dikhawatirkan membuat pengerjaan terhambat.

Direktur Jakarta Propertindo (Jakpro) Satya Heragandhi mengaku was-was musim hujan yang datang lebih awal dari perkiraan dapat memperlambat pembangunan lintasan sepeda Velodrom, lintasan kuda pacu alias Equestrian, dan Light Rail Transit (LRT) sebagai sarana pendukung.

“Makanya kita kaget juga belum Oktober sudah mulai hujan, pagi tadi sudah tergenang di beberapa tempat, jadi ada deg-degannya juga, tapi kalau kalau alam begini ya mau bagaimana?” katanya usai rapat dengan Komisi B di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017).

Meski demikian, Setya masih merasa optimistis venue Asian Games 2018 akan siap pada waktunya. Dijelaskan Satya, pembanguann infrastruktur velodroom di Jakarta Timur sudah mencapai 70 persen.

“Untuk Velodroom sekitar 70%, Equestrian 60%, LRT 35%. Sejauh ini jauh lebih cepat dari apa yang ditargetan, saya masih optimis. Doakan saja musim hujan banjir itu tidak terlalu berkepanjangan,” harapnya

Terkait anggaran, Setya menyebut tidak membutuhkan penambahan. Diketahui anggaran pembamgunan Velodrome Rp665 miliar, Equestrian Rp417 miliar, dan LRT Rp 6,8 triliun. “Anggaran sendiri tidak ada penambahan. Dari awal kita bangun kontrak kita buka secara transparan,” tutupnya. (ikbal/win)