Tuesday, 14 August 2018

Pengemudi Online Diminta Jalin Komunikasi dengan Tukang Ojek Pangkalan

Kamis, 28 September 2017 — 18:39 WIB
Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi saat berbicara dengan manajemen perusahaan angkutan online. (sule/ist).

Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi saat berbicara dengan manajemen perusahaan angkutan online. (sule/ist).

SUKABUMI (Pos Kota) – Sejumlah wakil pengemudi angkutan online (dalam jaringan/daring), baik roda dua maupun empat, di Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengadu ke Pemkot Sukabumi, Kamis (28/9/2017).

Mereka langsung diterima Wakil Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi. Mereka menyampaikan seputar permberlakuan transportasi online.

M Ramdhani, perwakilan pengemudi daring, menjelaskan perwakilan yang datang kali ini dari pengemudi yang berasal dari paguyuban pengemudi angkutan online kendaraan roda empat dan sepeda motor.

“Dari pertemuan tadi, pemkot meminta perusahaan angkutan daring melengkapi semua persyaratan yang disepakati. Kami akan sampaikan kepada semua perusahaan angkutan online agar segera melengkapinya,” ungkap Ramdhani.

Disebutkan Ramdhani, perusahaan daring kudu melengkapi di antaranya administrasi dan persyaratan lainnya seperti perizinan. “Kami sebagai pengemudi angkutan online siap bila nantinya ada ketentuan untuk uji KIR dan lain sebagainya,” tuturnya.

Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengakui pengemudi angkutan daring mempertanyakan pembekuan angkutan online di wilayahnya. Ia mengatakan yang menjadi masalah adalah manajemen angkutan online yang belum seirama kepada pemangku perhubungan di Sukabumi baik Dishub maupun Organda.

“Kami mendorong kepada manajemen perusahaan angkutan daring untuk melengkapi kesepakatan yang sudah dibuat,” ingatnya.

Menurut Fahmi, agar perusahaan menjalankan kesepakatan yang telah disanggupi angkutan daring. Terutama menjalin komunikasi dengan Organda, kelompok kerja unit (KKU) angkot, dan ojek pangkalan. (sule/yp)