Sunday, 18 November 2018

Dituding Minta Biaya Sekali Rapat Rp3 Juta, Taufik: Gak Ada, Ngawur Aja

Senin, 2 Oktober 2017 — 11:41 WIB
Wakil Ketua DPRD M. Taufik.(Ikbal)

Wakil Ketua DPRD M. Taufik.(Ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M. Taufik membantah tudingan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat terkait biaya rapat anggota dewan.

Menurut Taufik tidak ada permintaan dari anggota dewan untuk menganggarkan biaya rapat bagi aggota dan pimpinan dewan.

Sebelumnya Djarot menyebut, dewan meminta biaya dalam setiap rapat di DPRD dengan besaran Ketua DPRD Rp3 Juta, Wakil Ketua Rp2 juta dan anggota RP500 ribu. Namun ditolak Djarot.

“Gak ada. Mana ada biaya rapat. Ngawur aja,” ujarnya usai menemui Djarot di Balaikota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (2/10/2017).

Taufik mengakui pimpinan dan anggota DPRD saat ini sudah mendapat uang tunjangan setiap bulannya dalam rapat. Namun uang tersebut besarannya hanya berkisar ratusan ribu rupiah.

“Gak ada anggaran setiap rapat. Kita bulanannya dapat Rp210 ribu sebagai Banggar, anggota dapat Rp160 ribu. Udah itu,” tandas Taufik.

Diketahui, Perda tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD DKI Jakarta telah disahkan. Dengan ini maka tunjangan anggota dan pimpinan DPRD naik.

Untuk mengatur besaran kenaikan tersebut, perlu diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub). Kenaikan tunjangan DPRD itu telah dianggarkan dalam APBD Perubahan 2017. (ikbal/tri)