Monday, 23 October 2017

PERAN TNI

Senin, 2 Oktober 2017 — 6:53 WIB

Oleh Harmoko

TANGGAL 5 Oktober, Kamis mendatang, TNI merayakan hari jadinya ke-72. Bagaimana peran TNI dalam ranah sosial dan politik Indonesia dewasa ini dan ke depan? Apa yang harus dilakukan oleh TNI untuk tetap menjaga kedaulatan NKRI?

Jawaban atas dua pertanyaan itu penting, untuk menjelaskan pengaruh militer dalam dinamika sosial-politik di Indonesia menyusul telah dihapusnya doktrin dwifungsi TNI sejak era reformasi. Demokratisasi, konon, mensyaratkan peran militer di ranah sosial-politik.

Mengingat hal itu, TNI pun harus menerima dan mengakui adanya supremasi sipil terhadap militer. Itu yang pertama. Yang kedua, TNI dituntut bisa menjalankan fungsinya secara profesional sebagai alat pertahanan negara.

Reformasi TNI yang sejatinya telah menghilangkan kejatidiriannya sebagai unsur hankamrata, telah memisahkan TNI dari Polri. TNI bertugas mengurusi masalah yang berkaitan dengan hubungan ke luar negeri sebagai alat pertahanan dan menjaga kedaulatan negara, sedangkan polisi sebagai institusi sipil mengurusi masalah-masalah domestik seperti keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum.

Dalam konsep sishankamrata (sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta), perubahan pola hubungan militer dan sipil itu membuat militer berperan hanya dalam aspek ‘han’ alias hanya pada fungsi pertahanan, terlepas dari ‘kamrata’. Padahal, ancaman pertahanan negara sesungguhnya tidak datang hanya dari luar negeri, tetapi juga bisa dari dalam negeri. Sejarah telah membuktikan hal itu.

Sistem hankamrata merupakan konsep yang lahir dari situasi dan kondisi khas bangsa Indonesia. Dalam sistem ini, TNI punya peran strategis terkait dengan upaya membangun pertahanan negara bersama rakyat melalui program bela negara. Kalau pada era lalu dianggap terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan, yang dikoreksi seharusnya pada tataran pelaksanaannya, bukan pada konsepnya.

Itulah renungan kita mengenai peran TNI dalam usianya yang ke-72 tahun. Apa pun, dalam situasi seperti apa pun, TNI tetap harus menjaga profesionalitasnya demi tetap terjaganya kedaulatan NKRI. Jayalah TNI, rakyat bersamamu. ( * )