Tuesday, 20 November 2018

Djarot : Lewat RPTRA, Bangun Kesehatan Jiwa dan Raga Masyarakat Jakarta

Selasa, 3 Oktober 2017 — 12:44 WIB
Djarot resmikan RPTRA Jaka Teratai, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Selasa (3/10/2017). (ikbal)

Djarot resmikan RPTRA Jaka Teratai, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Selasa (3/10/2017). (ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Salah satu fungsi dibangunnya Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RTPTRA) adalah sebagai wadah interaksi antarwarga. Dengan adanya interaksi diharapkan kehidupan bermasyarakat terbangun.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan kerukunan antarwarga menjadi kunci kebahagian dan berdampak dengan hidup yang sehat.

“Tidak ada orang sehat sekaligus bahagia hidupnya menyendiri, kayak Tarzan di hutan, tidak ada sekarang. Berarti kalau ada orang seperti itu, tidak waras. Jadi kalau anda ingin waras, sehat, bahagia, berinteraksi dengan orang lain,” ujarnya saat meresmikan RPTRA Jaka Teratai, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Selasa (3/10/2017).

Dikatakan Djarot, kesehatan itu ada dua macam, ada kesehatan jiwa dan kesehatan raga. Di RPTRA, Pemprov DKI berusaha membangun kesehatan jiwa dengan berinteraksi satu dengan lain dan kesehatan raga dengan beberapa fasilitas olahraga. Dengan RPTRA, Djarot berharap kesehatan warga Jakarta dapat diperoleh secara seimbang.

“Kalau kita mempunyai jiwa dan raga sehat, maka akan terus kita didedikasikan dalam bentuk pengabdian di manapun di mana kita berada. Orang yang jiwanya sakit, akan merasa sakit kalau dia tidak menjabat,” tandas Djarot.

Mantan Wakikota Blitar itu meminta agar seluruh pengelola RPTRA dapat mengadakan kegiatan yang menstimulus tumbuh kembangnya anak dengan baik dan kegiatan yang dapat  mempersatukan warga sekitar.

“Saya minta pengelola untuk ¬†buat kegiatan positif sehingga tumbuh rasa saling percaya, persaudaraan, kerjasama dan gotong royong. Saya minta RPTRA bisa digunakan secara bersama oleh masyarakat tanpa membeda-bedakan,” pungkas Djarot.

RPTRA Jaka Teratai merupakan RPTRA ke-39 yang dimiliki Jakarta Timur. Hingga akhir tahun diharapkan terdapat 59 RPTRA dibangun di Jakarta Timur. (ikbal/tri)