Saturday, 24 August 2019

Begini Paniknya Puluhan Pemotor Terjebak di Jalur Khusus Bus Trans

Jumat, 6 Oktober 2017 — 13:30 WIB
Takut ditilang, puluhan motor mengangkat kendaraannya keluar dari jalur khusus Bus Trans. (ist)

Takut ditilang, puluhan motor mengangkat kendaraannya keluar dari jalur khusus Bus Trans. (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Sterelisasi jalur Bus Transjakarta dari pengendara roda dua atau empat terus dilakukan polisi. Ini terlihat dari razia yang dilakukan jajaran petugas Polantas di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, dekat kantor Samsat, Jumat (6/10/2017).

Puluhan motor yang terjebak di jalur khusus bus TransJakarta terkejut polisi menghadang mereka di tengah jalan. Pengendara roda dua ini pun terpaksa berhenti lalu berbalik arah.

Keadaan makin heboh saat dari belakang muncul Bus Transjakarta jurusan Kalideres – Harmoni. Takut tertabrak tapi juga tak mau tertangkap polisi, puluhan pengendara motor ini panik. Tak sedikit yang mengangkat kendaraannya untuk keluar jalur khusus itu, kembali ke jalur umum.

“Ayo buruan, buruan,” kata dua pengendara motor yang bergantian mengangkat kendaraan roda duanya.

(Lihat video: Takut Tilang, Rame-rame Angkat Motor)

Akibat aksi nekat kelompok pemotor ini, arus lalu lintas dari Daan Mogot menuju Pesing menjadi macet. Pasalnya, pengendara yang ada di belakangnya tidak bisa melaju kencang.

“Bikin ulah aja nih pemotor yang nekat masuk jalur busway. Padahal petugas sering merazia, tetap aja bandel,” kata Andre, pengemudi mobil.

Selama ini, jalur khusus bus Transjakarta di sepanjang Jalan Daan Mogot dari Grogol maupun sebaliknya dari Kalideres sering diterobos pemotor. Mereka mencari cara cepat untuk menghindari macet. Padahal, berdasarkan UU Lalu Lintas, pengendara yang terkena tilang di jalur khusus itu kena denda Rp300 ribu hingga Rp500 ribu. (tiyo/yp)