Thursday, 19 October 2017

Cabut Izin Tempat Hiburan Jadi Ajang Pesta Seks

Senin, 9 Oktober 2017 — 5:11 WIB

MEMPRIHATINKAN. Kata ini pantas dialamatkan terhadap praktik tempat hiburan malam di Jakarta yang terbongkar melanggar aturan berlaku dan perizinan.

Selain melanggar jam operasional, menyajikan hiburan yang seronok, kadang dijadikan peredaran narkoba, juga tak jarang tempat hiburan berubah fungsi dijadikan ajang praktik esek-esek dan pesta seks.

Contoh paling anyar terjadi di tempat hiburan di Jalan Suryo Pranoto, Gambir, Jakpus. Berkedok tempat kebugaran, sauna ini dijadikan ajang pesta seks kaum gay (lelaki penyuka sesama jenis).

Tak kurang dari 51 cowok digelandang polisi. Saat polisi menggerebek tempat sauna itu, Jumat (6/10/2017), sekitar pukul 20:00, banyak lelaki sedang melakukan aktivitas menyimpang.
Polisi menetapkan enam orang menjadi tersangka dan satu orang buron.

Kasus penyimpangan serupa bukan kali ini saja terjadi. Pada Minggu (21/5/2017) malam, aparat Polres Jakut menggerebek pesta kaum homoseks di tempat kebugaran (fitnes) Kelapa Gading. Sebanyak 141 lelaki yang sedang setengah telanjang diamankan berikut aneka alat bantu seks.

Terbongkarnya sejumlah tempat hiburan dijadikan ajang pesta seks baik oleh kalangan gay, lesbian maupun kelompok lainnya bisa jadi seperti fenomena gunung es. Masih banyak kejadian serupa di lokasi lain tapi belum tersentuh.

Sesuai dengan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, di Ibukota tercatat 1.322 tempat hiburan. Jumlah itu dibagi menjadi 24 varian, di antaranya diskotek, kelab malam, karaoke, griya pijat, mandi uap, spa, olahraga ketangkasan, fitnes, billiard, dan lainnya.

Banyaknya tempat hiburan menyimpang antara lain karena adanya peluang dan kesempatan pengelola hiburan untuk melanggar. Mempersempit tempat hiburan melanggar kuncinya antara lain pengawasan diperketat, tidak ragu memberikan sanksi tegas dan aparat jangan main mata atau bertindak kompromi.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya segera duduk bersama membentuk petugas khusus agar bisa sinergi bahu-membahu mengawasi dan menertibkan tempat hiburan melanggar sesuai kewenangannya. Dan jangan ragu mencabut izin operasional tempat hiburan yang jadi ajang pesta seks. @ *