Monday, 23 October 2017

Jika Masuk Ancol Gratis, Pengelola Rugi Rp 5,5 Miliar Sepekan

Senin, 9 Oktober 2017 — 0:56 WIB
ancol

JAKARTA (Pos Kota) – Uji coba masuk Ancol gratis baru diberlakukan, Sabtu (14/10), tapi sebagian besar warga sudah tak sabar. Mereka ingin setiap akan merasakan deburan ombak laut Ancol tidak dipungut biaya sepeser pun.

“Kenapa gak cepat-cepat diberlakukan masuk Ancol gratis ya. Saya sudah tak sabar nih. Lumayan kan kalau gratis, karena saya dan teman-teman hampir sebulan sekali ke Ancol menikmati indahnya laut,” tutur Egianto, warga Kemayoran, ketika ditemui di gerbang pintu masuk Ancol, Minggu (8/9).

Egianto mengaku obyek wisata laut yang paling disenangi. “Hehehe… Sudah seharusnya masuk Ancol gratis, di mana-mana yang namanya pantai itu bebas dikunjungi karena termasuk ruang publik,” sambungnya.

Rasa tak sabar juga diutarakan Ny. Siti Suciati, pengunjung Ancol lainnya. “Semoga saja kebijakan Gubernur Djarot tidak plintat-plintut. Saya senang sekali bila masuk Ancol gratis. Jangan diralat ya,” ucapnya.

KAJI SEMUA ASPEK

Sementara itu, dengan kebijakan Djarot yang menggratiskan masuk Ancol membuat pengelola berpotensi kehilangan pendapatan sebesar Rp500 juta hingga Rp1,5 miliar/hari.

“Saat ini manajemen Ancol sedang mengkaji semua aspek yang berdampak jika Ancol digratiskan. Menyangkut potensi kehilangan pendapatan secara persisnya, masih kami hitung ,” ujar Head Of Corporate Communication Ancol Taman Impian, Rika Lestari.

Ia menyebutkan untuk jumlah pengunjung pada hari biasa Senin-Jumat (weekdays) sedikitnya 10.000 sampai 20.000 orang melewati pintu gerbang Ancol. Sedangkan pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu jumlah pengunjung yang masuk ke Ancol mencapai 40.000 sampai 60.000 orang, bahkan bisa lebih jika masuk pada libur panjang atau libur nasional.

Saat ini pihak Ancol masih menetapkan harga tiket masuk Rp25 ribu/pengunjung individu dewasa. Mobil tiket masuknya Rp25 ribu. Sedangkan sepeda motor Rp15 ribu dan bus Rp45 ribu .

Artinya di hari biasa, pihak pengelola Ancol kehilangan pendapatan sedikitnya Rp500 juta/ hari. Sedangkan pada weekend dengan perkiraan pengunjung 60 ribu orang, Ancol kehilangan pendapatan sedikitnya Rp1,5 miliar/hari, atau dalam sepekan Rp5,5 miliar dari pendapatan tiket masuk.

“Mengenai sistem tarif parkir maupun dampak layanan kepada pengunjung saat masuk Ancol digratiskan, saya belum bisa memberikan keterangan karena masih dalam kajian bersama,” tandas Rika. (ruh/st)