Thursday, 15 November 2018

Djarot Resmikan 100 RPTRA Senilai Rp 152 ,2 Miliar

Selasa, 10 Oktober 2017 — 22:16 WIB
Suasana peresmian 100 ROTRA yang dipusatkan di Monas

Suasana peresmian 100 ROTRA yang dipusatkan di Monas

JAKARTA (Pos Kota) -Sebanyak 100 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) tahun anggaran 2017, diresmikan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Lapangan Monas, Selasa (10/10/2017) malam. RPTRA tersebut dibangun atas pembiayaan APBD DKI Jakarta.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Agustino Darmawan mengatakan pembangunan yang ditargetkan 3 Desember, sesuai kontrak, ternyata lebih cepat hingga awal Oktober seluruh RPTRA fapat diselesaikan.

“Biaya untuk pembangunan 100 RPTRA adalah Rp152,5 miliar yang menggunakan APBD. Pembangunan dilakukan dalam jangka waktu 152 hari yang dimulai5 juli sampai 3 Desember. Namun dengan upaya maksimal jajaran, RPTRA selesai pada awal Oktober,” ujar Agustino dalam laporannya.

Dijelaskan Agustino tahun 2016 dinasnya telah membangun 123 RPTRA dengan gunakan APBD. Dengan bertambah 100, maka Agustino menyebut saat ini Pemprov DKI memiliki 233 RPTRA dengan gunakan APBD DKI.

Djarot mengatakan RPTRA merupakan wadah bagi warganya untuk salimg berinteraksi satu sama lain. Djarot juga menegaskan RPTRA merupakan tempat terbuka bagi warga dengan latar belakang apapun.

“Jangan dilihat bentuk fisiknya. Mari isi dengan kegiatan pembelajaran untuk bertoleransi. RPTRA terbuka untuk semua wargaa tanpa bedakan suku, agama dan latar belakang, semua boleh belajar di RPTRA,” tandas Djarot.

Djarot menuturkan peresmian 100 RPTRA di penghujung masa jabatannya juga merupakan permintaan khusus dari Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ahok meminta Djarot agar RPTRA dapat digunakan sebelum periode 2012-2017 berakhir saat dikunjungi Djarot di Mako Brimob.

“Mas tolong dikawal RPTRA. Kalau bisa dikejar 100 RPTRA diresmikan saat Mas Djarot masih jadi gubernur,” tutu Djarot saat menirukan perkataan Ahok.

100 RPTRA tersebut tersebar di 6 wilayah kota dan kabupaten di Jakarta yang terdiri dari 15 RPTRA di Jakarta Pusat, 20 RPTRA di Jakarta Utara, 20 RPTRA di Jakarta Timur, 20 RPTRA di Jakarta Selatan, 20 RPTRA di Jakarta Barat dan 5 RPTRA di Kepulauan Seribu.

Peresmian 100 RPTRA juga dimeriahkan Pagelaran Musik 100 Keyboardis dan pertunjukan Monas Djakarta’s Fountain. Selain itu, ada 3.000 pasukan warna-warni yang turut meramaikan peresmian, yang terdiri atas 1.000 Pasukan Hijau, 500 Pasukan Kuning, 500 Pasukan Biru, 500 Pasukan Ungu, dan 500 Pasukan Pink. Ada pula 1.000 Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) dari setiap Kelurahan wilayah Kota dan Kabupaten Administrasi.

Di tahun 2017, total ada sebanyak 292 lokasi RPTRA yang tersebar di Jakarta (67 diantaranya CSR, 1 (satu) kewajiban pengembang, 1 (satu) swadaya masyarakat dan 223 dari APBD). 2 (dua) diantararanya tengah proses pembangunan oleh CSR (Kenari II oleh PT. CenturyProperti dan Warakas oleh PT. CMNP). Adapun sebarannya meliputi Jakarta Pusat 45 lokasi, Jakarta Utara 65 lokasi, Jakarta Barat 56 lokasi, Jakarta Selatan 60 lokasi, Jakarta Timur 59 lokasi, dan Kepulauan Seribu 7 lokasi. (ikbal)