Saturday, 22 September 2018

Ini Cerita Penjahjit Baju Dinas Anies Baswedan

Rabu, 11 Oktober 2017 — 22:28 WIB
Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan saat pengukuran badan untuk menjahit baju dinas gubernur DKI Jakarta di kediamanya. (ist)

Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan saat pengukuran badan untuk menjahit baju dinas gubernur DKI Jakarta di kediamanya. (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Thio Ahmad Hendra, penjahit pakaian dinas Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan bukan orang baru di dalam bisnis fashion. Menggeluti pekerjaan dari tahun 1970 cukup bagi dirinya menyandang status kawakan di dunianya. Pengalamannya pun segudang.

Tidak tanggung-tanggung, sejak 1977 hingga kini kepiawainnya merajut benang jahit menjadikannya penjahit langganan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dirnya dipercaya sejak era Gubernur Tjokropranolo yang menjabat 1977-1982. Selain itu Hendra juga menjahitkan baju pejabat-pejabat Pemprov DKI lainnya.

“Sejak Pak Tjokropranolo tahun 1977. Habis itu lama tidak pernah jahit baju gubernur lagi,” tutur Hendra kepada Poskotanews, Rabu (11/10/2017).

Pria berusia 64 tajun itu merasa bangga sekaigus senang dipercaya kembali menjahitkan pakaian dinas orang nomor satu di DKI. Karenanya pemilik Chiu Tailor itu mengaju sangat berhati-hati dan terkonsentrasi dalam pengerjaannya.

“Sudah lama sekali tidak ngerjain baju gubernur. Makanya saya curahkan betul, konsentrasi untuk ngerjain,” imbuhnya.

(Baca: Segini Upah Penjahit yang Bikin Pakaian Dinas Gubernur untuk Anies)

Oleh Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDH dan KLN) Provinsi DKI Jakarta,
Hendra diminta menjahit tiga stel pakaian dinas gubernur, yakni satu pakaian dinas upacara dan dua stel pakaian dinas harian.

Dikatakan Hendra, pengerjaan dilakukan mulai 20 September lalu. Hendra berharap Anies merasa puas dengan hasil kerjanya.

“Semoga Pak Anies cocok dengan hasil jahitan saya sehingga bisa jadi langganan saya nantinya,” harap Hendra.

Hendra mulai menggeluti bisnis fashion ini sejak tahun 1970 dengan menjadi pegawai di sebuah tailor. Tujuh tahun kemudian, Hendra memberanukan diri merintis usaha sendiri dengan brand Chiu Tailor yang terletak di Pluit Jakarta Utara. (ikbal/yp)